4 Santriwan Ponpes At-Toybah Bangka Belitung Sukses Khatam Al-Quran di Ramadan 1445 H

4 Santriwan Ponpes At-Toybah Bangka Belitung Sukses Khatam Al-Quran di Ramadan 1445 H

Di bulan suci Ramadan 1445 H yang penuh barakah empat santriwan dari Pondok Pesantren At-Toybah di Bangka Belitung sukses khatam Al-Quran 30 juz--

BANGKA BELITUNGNG, RADARPALEMBANG.COM - Dalam momen bulan suci Ramadan 1445 H yang penuh barakah empat santriwan dari Pondok Pesantren At-Toybah di Bangka Belitung sukses khatam Al-Quran 30 juz.

Penghataman Al-Quran, yang diwarnai dengan kebahagiaan dan rasa syukur yang mendalam, baik dari para santri itu sendiri maupun keluarga dan pengasuh ponpes dilakukan pada Selasa, 19 Maret 2024

Ponpes At-Toybah, yang telah lama dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen pada pengajaran dan pemahaman Al-Quran, menyaksikan pencapaian istimewa ini sebagai bukti keberhasilan metode pengajaran mereka. 

Kegiatan khatam Al-Quran ini merupakan bagian dari program pendidikan yang dirancang untuk menguatkan pemahaman dan hafalan Al-Quran di kalangan santri.

BACA JUGA:Sambut Ramadan Penuh Berkah, Ratusan Santri Ponpes SMB Dapat Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dari Pepsodent

Empat santriwan yang sukses mengkhatamkan Al-Quran, yaitu M. Ikhsan Fikri (santri kelas X), Uwais Al Qorni (santri kelas XII), Syahrul Ramadhan (santri kelas XII), M. Zafran (santri kelas X) telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa selama proses belajar mereka.

Dengan bimbingan para ustadz dan ustadzah di ponpes, mereka berhasil menuntaskan hafalan 30 juz dalam waktu yang relatif singkat.

Uwais Al Qorni, salah satu dari empat santriwan yang berhasil khatam Al-Quran, berbagi pendapat dan perasaannya tentang pencapaian ini. 

"Saya merasa sangat bersyukur dan terhormat bisa menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran. Ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tapi juga tentang bagaimana kita bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Uwais Al Qorni dengan mata berbinar.

BACA JUGA:Monitoring dan Evaluasi oleh Tim LLDIKTI Wilayah 2 untuk Evaluasi Kehadiran Dosen PNS

Uwais juga menambahkan bahwa proses menghafal Al-Quran penuh dengan tantangan dan membutuhkan dedikasi serta disiplin yang tinggi. 

"Ada kalanya saya merasa kesulitan, terutama ketika menghadapi juz yang saya anggap berat. Namun, dukungan dari keluarga, teman-teman sesama santri, dan tentu saja para ustadz di Ponpes At-Toybah, membuat saya tidak pernah merasa sendiri dalam menghadapi tantangan tersebut."tuturnya.

Lebih lanjut, Uwais  menyatakan harapannya agar pencapaiannya ini bisa menginspirasi santri lainnya.

"Saya berharap, dengan khatamnya kami berempat, semakin banyak lagi santri-santri yang termotivasi untuk intensif dalam menghafal Al-Quran. Karena sesungguhnya, keberkahan dan kebahagiaan sejati itu terletak dalam setiap ayat yang kita baca dan hafalkan," tutup Uwais dengan penuh semangat.

Sumber: