Girangnya Petani Kopi di Lahat, Harga Sentuh Rp65 Ribu, Berebut Jual

Girangnya Petani Kopi di Lahat, Harga Sentuh Rp65 Ribu, Berebut Jual

Petani kopi memetik hasil panen. Mereka senang karena harga kopi di Lahat saat ini sedang mengalami kenaikan cukup tinggi.-parman-

LAHAT, RADARPALEMBANG.COM – Petani kopi di Kabupaten Lahat, Sumsel saat ini sedang senang-senangnya.

Harga kopi yang awal tahun lalu masih di angka Rp35 ribu per kilogram, sekarang sudah menyentuh Rp 65 ribu.

Naiknya harga kopi ini membuat petani berebut untuk menjual stok yang ada.

Mereka percaya kenaikan harga kopi Lahat akan membuat perekonomian ikut terkerek.

BACA JUGA:Importir Kopi Tiongkok dan Cambodia Tinjau Langsung Perkebunan di Pagaralam Sumsel

Apalagi saat ini memasuki tahun ajaran baru, saat anak-anak ada yang mau masuk sekolah, kuliah, atau kebutuhan sekolah lainnya.

Kegembiraan itu terlihat pada salah satu petani kopi di Lahat, namanya Darmawan usia 38 tahun.

Wajahnya terlihat tersenyum karena mendengar harga kopi saat ini sudah menyentuh Rp65 ribu per kilogram.

Padahal, awal tahun lalu ia masih termenung karena kopi di pasaran hanya dihargai Rp35 ribu.

BACA JUGA:Selamat Pagi, Ini 8 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula, Bisa Menurunkan Berat Badan Loh!

Melihat harga yang rendah, ia pun hanya bisa menyimpan hasil panen kopi di gudang. 

“Kami tidak mengira harga kopi Lahat akan kembali naik. Hal ini tentu membuat kami makin bergairan di tengah banyak kebutuhan sekolah sekarang,” ujarnya, Selasa 7 Mei 2024.

Harga kopi Lahat yang tinggi, membuat petani juga ikut bergairah. Mereka langsung menjual hasil panen di gundang ke pasaran. 

“Kalau harga ini bertahan lama, tentu akan membuat ekonomi kami jadi ikut tumbuh. Petani jadi senang,” tukasnya.

Sumber: