Sebelum Adanya Pesawat Terbang, Ternyata Begini Cara Orang Indonesia Zaman Dulu Naik Haji

Sebelum Adanya Pesawat Terbang, Ternyata Begini Cara Orang Indonesia Zaman Dulu Naik Haji

Pada zaman dulu sebelum adanya pesawat terbang para jamaah haji Indonesia ke Makkah melibatkan penggunaan transportasi laut dan darat--

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.COM - Pada zaman dulu sebelum adanya pesawat terbang para jamaah haji Indonesia ke Makkah melibatkan penggunaan transportasi laut dan darat.

Perjalanan jemaah haji telah menjadi bagian penting dalam sejarah umat Islam dan terus berlanjut hingga saat ini. 

Perjalanan jemaah haji ini menunjukkan ketekunan, keberanian, dan komitmen spiritual para peziarah yang datang dari berbagai belahan dunia untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah salah satunya jemaah dari indonesia.

Sebelum adanya pesawat terbang, masyarakat Indonesia melakukan ibadah haji melakukan perjalanan ke Makkah dengan menggunakan sarana transportasi laut dan darat.

BACA JUGA:Kemenag Tetapkan Biaya Haji 2024 Naik, Jadi Rp56 Juta per Jemaah

Rute perjalanan haji dari Indonesia pada masa itu melibatkan beberapa tahap perjalanan:

1. Perjalanan Laut


Perjalanan Jemaah Haji Indonesia menggunakan jalur laut --

Para jamaah haji Indonesia pada zaman dahulu melakukan perjalanan laut menuju pelabuhan di Jazirah Arab, seperti Jeddah atau pelabuhan lainnya di sekitarnya.

Para jamaah ini akan menggunakan kapal layar tradisional untuk menyeberangi Laut Merah dan mencapai tanah suci.

Beberapa kapal yang biasa digunakan adalah seperti :

- Kapal Jong

Kapal Jong merupakan jenis kapal layar tradisional yang digunakan oleh masyarakat Nusantara, termasuk Indonesia, sejak ratusan tahun yang lalu yang biasanya digunakan untuk perjalanan dagang dan juga perjalanan haji.

Kapal Jong memiliki bentuk yang khas dengan haluan yang melengkung ke atas dan ujung kapal yang tajam dimana ujung belakang kapal biasanya akan lebih rendah.

Sumber: