7 Tanda Motor Matic Anda Harus Ganti Oli, Cek Segera Sebelum Semakin Parah

Rabu 04-03-2026,21:58 WIB
Reporter : Agustinur Pratiwi
Editor : Swandra Yadi

Oli berubah warna menjadi hitam pekat, teksturnya encer (seperti air), atau tercium bau hangus. Warna oli yang gelap (hitam) dan encer pada motor matic merupakan indikator utama bahwa oli tersebut telah menurun kualitasnya, kotor, dan harus segera diganti.

Kondisi ini menandakan oli sudah tidak mampu melumasi mesin dengan maksimal dan berpotensi merusak komponen mesin. 

4. Mesin Cepat Panas (Overheat)

Mesin motor matic cepat panas (overheat) umumnya disebabkan oleh kurangnya oli mesin/radiator, penggunaan bahan bakar oktan rendah, komponen pendingin kotor, atau beban berlebih.

BACA JUGA:Mudik Lebaran, Avanza Hybrid 2026 jadi Pilihan, Mobil Ramah Lingkungan dan Emisi Rendah

Solusinya meliputi rutin ganti oli, cek air radiator, bersihkan filter udara, dan hindari berkendara agresif. Suhu mesin meningkat drastis karena gesekan antar komponen tinggi.

5. Getaran Berlebih

Getaran berlebihan pada motor matic, terutama saat tarikan awal atau RPM rendah, umumnya disebabkan oleh kotoran yang menumpuk di CVT, kampas ganda aus/slip, roller peang, atau V-belt kaku.

Perawatan rutin seperti servis CVT dan pembersihan rumah roller dapat mengatasi masalah ini. Getaran terasa kuat terutama pada kecepatan tinggi atau area CVT, cepatlah ganti oli motor matic anda. 

BACA JUGA:New Honda PCX 160 Hadir dengan Warna Baru, Mesin Tetap Stabil dan Tampil Lebih Premium

6. Indikator Oli Menyala

Lampu peringatan oli di spidometer menyala.

7. Volume Oli Berkurang

Terdapat kebocoran oli di area mesin atau gardan (tetesan oli di lantai). 

Rekomendasi Pergantian:

BACA JUGA:Tiga Jenis Mobil yang Cocok Digunakan Mudik Lebaran, Salah Satunya SUV

Kategori :