Menyertakan asupan protein yang cukup saat sahur berperan penting dalam menjaga rasa kenyang lebih lama selama berpuasa.
Protein diketahui dapat memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga makanan bertahan lebih lama di saluran cerna dan membantu menekan rasa lapar di siang hari.
Selain itu, protein juga berkontribusi dalam menjaga kestabilan energi karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti karbohidrat sederhana.
Oleh karena itu, pilihlah sumber protein berkualitas seperti telur, ayam, dan ikan saat sahur agar dapat membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama.
BACA JUGA:Keutamaan dan Makna Tadarus Ramadhan, Pahala Berlipat Ganda
BACA JUGA:Ruwahan di Bulan Sya’ban Jadi Tradisi Budaya Lokal Sambut Ramadhan, Apa Dalilnya dalam Islam?
3. Tambahkan lemak sehat sebagai cadangan energi
Tips sahur agar energi tahan lama saat berpuasa berikutnya yaitu menambahkan lemak sehat sebagai cadangan energi. Yes, menambahkan lemak sehat pada menu sahur berperan penting dalam menyediakan sumber energi jangka panjang selama puasa.
Dikarenakan proses pencernaannya berlangsung lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana, lemak dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif ketika kadar glukosa darah mulai menurun di siang hari.
Hal ini membantu tubuh mempertahankan suplai energi yang lebih stabil.
Contoh lemak sehat yang bisa jadi cadangan energi yaitu alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
BACA JUGA:Rahasia Kue Lezat Arz Cake Cookies, Selalu Dibanjiri Pesanan di Palembang
BACA JUGA:Doa Buka Puasa Ramadhan, Berikut Lima Opsi yang Bisa Kamu Baca
4. Konsumsi serat untuk menstabilkan energi dan rasa kenyang
Mengonsumsi makanan kaya serat saat sahur berperan penting dalam menjaga energi tetap stabil dan menahan rasa kenyang lebih lama selama berpuasa.
Serat membantu memperlambat pencernaan serta penyerapan glukosa ke dalam darah, sehingga pelepasan energi berlangsung lebih terkontrol dan risiko lonjakan gula darah dapat diminimalkan.