2. Sakit kepala terkait hipertensi
Meskipun tekanan darah tinggi biasanya tidak menyebabkan sakit kepala, tetapi masih ada kondisi yang dapat menyebabkan sakit kepala.
1. Krisis hipertensi
Tekanan darah yang meningkat secara signifikan tidak selalu menimbulkan gejala.
Jarang terjadi, jika tekanan darah menjadi sangat tinggi dengan sangat cepat, hal ini dapat menimbulkan gejala. Ini disebut krisis hipertensi
Jenis krisis hipertensi yang dapat muncul bersamaan dengan sakit kepala adalah:
- Hipertensi emergensi
Kondisi ini bisa terjadi bila tekanan darah sistolik lebih dari 180 mmHg atau tekanan darah diastolik lebih dari 120 mmHg.
Gejalanya bisa berupa nyeri dada, kesulitan bernapas, pusing, kebingungan, perubahan penglihatan, dan sakit kepala.
Sakit kepala datang secara tiba-tiba dan lebih parah dibandingkan sakit kepala biasa.
- Preeklamsia dan eklamsia
Ini adalah masalah kehamilan yang ditandai dengan pembengkakan, adanya protein dalam urine, dan tekanan darah tinggi.
Sakit kepala biasanya lebih parah dan berlangsung lebih lama dibandingkan sakit kepala lainnya.
Nyerinya mungkin berdenyut, muncul di kedua sisi kepala, dan memburuk saat bergerak.
Sakit kepala akan membaik setelah preeklamsia atau eklamsia diobati.
BACA JUGA:Apa Iya Garam Sebagai Penyebab Utama Hipertensi? Ini Penjelasannya