PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo.-Bank Syariah Indonesia -

JAKARTA, RADARPALEMBANG.ID - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus melaju kencang dengan fundamental yang semakin solid. 

Memasuki kuartal III 2026, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) membukukan laba sebesar Rp5,30 triliun hingga Agustus 2026, tumbuh 10,07% secara tahunan (Year on Year/YoY). 

Pertumbuhan laba PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) ditopang ekspansi bisnis yang berkualitas, penguatan dana murah, akselerasi pembiayaan, serta semakin besarnya kontribusi bisnis emas dan fee based income. 

Kinerja tersebut memperlihatkan bahwa pertumbuhan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) tidak hanya bertumpu pada ekspansi aset, tetapi juga pada penguatan struktur pendanaan dan peningkatan kualitas mesin bisnis.

BACA JUGA:Sneakers Lokal Makin Menarik, BSI Gandeng LOKAMOV Perluas Akses UMKM ke Konsumen

BACA JUGA:Transformasi Bersama Danantara Indonesia, BSI Sabet Penghargaan Tertinggi di The Best Contact Center Indonesia

Selain itu,manajemen risiko yang tepat, monitoring pembiayaan yang ketat serta penguatan aspek Good Corporate Governance (GCG) juga menjadi faktor pendukung bisnis Perseroan tetap moncer di tengah kondisi menantang.

Dari sisi funding, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tumbuh 17,71% yoy menjadi Rp389 triliun, dengan dana murah (CASA) mencapai Rp246 triliun. 

Penguatan CASA terutama ditopang pertumbuhan tabungan yang mencapai Rp171 triliun, memperkokoh struktur pendanaan sekaligus meningkatkan efisiensi biaya dana Perseroan.

Efisiensi tersebut tercermin dari Cost of Fund (CoF) yang turun 37 bps dibanding posisi tahun lalu (YoY) menjadi 2,30%. 

BACA JUGA:Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 digelar 22 hingga 25 Oktober

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Gandeng BSI Optimalisasi dan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bagi Pegawainya

Penurunan CoF memberikan ruang bagi BSI untuk menjaga daya saing pembiayaan sekaligus mempertahankan profitabilitas di tengah dinamika industri perbankan.

Di sisi intermediasi, pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) justru tumbuh lebih agresif. 

Sumber:

Berita Terkait