PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Lima Ribu Pedagang Beringharjo Songsong Era Baru, BSI Siapkan Transformasi Digital Pasar Ikonik Yogyakarta

Lima Ribu Pedagang Beringharjo Songsong Era Baru, BSI Siapkan Transformasi Digital Pasar Ikonik Yogyakarta

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) turun langsung ke Pasar Beringharjo sosialisasi Produk dan Layanan Solusi Ekosistem Pasar sekaligus Soft Launching BYOND Merchant by BSI. -Bank Syariah Indonesia -

YOGYAKARTA, RADARPALEMBANG.ID – Pasar Beringharjo ibarat  ikon dari denyut ekonomi pariwisata YOGYAKARTA. 

Setiap hari, sekitar 5.000 pedagang menggerakkan aktivitas perdagangan di pasar yang berlokasi di pusat Yogyakarta. 

Kini, ketika perilaku konsumen bergerak semakin cepat ke transaksi digital, Beringharjo menyongsong era baru: membawa kekuatan pasar tradisional masuk lebih jauh ke ekosistem ekonomi digital.

Menjawab tantangan tersebut, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) turun langsung ke Pasar Beringharjo sosialisasi Produk dan Layanan Solusi Ekosistem Pasar sekaligus Soft Launching BYOND Merchant by BSI. 

 

 

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) untuk mendorong pedagang pasar dan pelaku UMKM semakin adaptif, produktif, dan kompetitif di tengah perubahan perilaku konsumen. 

Tumbuh bersama Danantara, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) tidak ingin digitalisasi hanya tumbuh di pusat perbelanjaan modern. 

Digitalisasi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) harus hadir sampai ke pasar tradisional—tempat jutaan pelaku UMKM menggerakkan ekonomi masyarakat setiap hari.

"Beringharjo adalah ikon utama Yogyakarta. Jika Beringharjo bergerak, ekosistem ekonomi di sekitarnya ikut bergerak. Karena itu, kami ingin mengajak pedagang Beringharjo terus bertumbuh di era ekonomi digital,"ujar SEVP Digital Banking BSI, M. Misbahul Munir.

 

 

Menurut Munir, perubahan cara masyarakat bertransaksi tidak dapat dihindari. Wisatawan maupun masyarakat lokal kini semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari. 

"Perilaku pembeli terutama cara membayarnya berubah. Pedagangnya juga harus siap berubah. Jangan sampai wisatawan datang ke Beringharjo dengan smartphone di tangan, tetapi pedagang belum memiliki pilihan pembayaran digital yang mudah dan praktis,"tegas Munir.

Sumber:

Berita Terkait