Mitsubishi Destinator, Performa Bertenaga dengan Teknologi Keselamatan untuk Keluarga
Mitsubishi Destinator memadukan performa mesin turbo dengan teknologi keselamatan untuk mendukung mobilitas keluarga di berbagai kondisi perjalanan.--
RADARPALEMBANG.ID – Ketika sebuah mobil digunakan untuk membawa seluruh anggota keluarga, faktor keselamatan menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan.
Terlebih bagi keluarga yang kerap melakukan perjalanan bersama, kendaraan tidak hanya dituntut memiliki performa yang mumpuni, tetapi juga mampu memberikan rasa percaya diri dan perlindungan selama perjalanan.
Kebutuhan tersebut coba dijawab Mitsubishi Destinator, SUV tiga baris yang mengombinasikan performa mesin turbo dengan rangkaian teknologi keselamatan aktif dan pasif.
Perpaduan tersebut membuat Mitsubishi Destinator tidak sekadar menawarkan kemampuan berkendara, tetapi juga menghadirkan peace of mind bagi keluarga, baik ketika digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota.
BACA JUGA:Mitsubishi Destinator, SUV Keluarga yang Padukan Kenyamanan dan Prestise
BACA JUGA:Mitsubishi Siap Rilis Pajero Mini, Bakal Jadi Pesaing Toyota RAV4 dan Suzuki Jimny
Konsep ini sejalan dengan positioning Mitsubishi Destinator sebagai SUV tujuh penumpang untuk keluarga aktif.
Performa Turbo untuk Mobilitas Keluarga
Sebagai SUV keluarga, performa bukan hanya tentang seberapa besar tenaga yang dihasilkan mesin. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana tenaga tersebut dapat mendukung kebutuhan berkendara dalam berbagai kondisi.
Mitsubishi Destinator mengandalkan mesin 1.5-liter MIVEC Turbo dengan tenaga maksimum 120 kW dan torsi puncak 250 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi CVT yang memberikan karakter akselerasi responsif sekaligus mendukung kenyamanan ketika digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
BACA JUGA:Mitsubishi Bakal Merilirs Mobil Hybrid Pertama di Indonesia Pekan Ini, Mungkinkah Xforce HEV?
Karakter tersebut membuat Mitsubishi Destinator relevan untuk kebutuhan keluarga yang memiliki mobilitas beragam. Dalam penggunaan perkotaan, performa mesin dapat mendukung kondisi stop and go.
Sementara ketika digunakan untuk perjalanan antarkota bersama keluarga, torsi 250 Nm dapat membantu ketika pengemudi membutuhkan akselerasi, termasuk saat melakukan overtaking.
Sumber:



