Belajar Karir Hotel dari GM Ibis Palembang, Ulysses Jeffrey: Saya Tidak Mau Selamanya jadi Bellboy

Belajar Karir Hotel dari GM Ibis Palembang,  Ulysses Jeffrey: Saya Tidak Mau Selamanya jadi Bellboy

GM Ibis Palembang Ulysses Jeffrey awal karirnya sebagai bellboy, karena ketekunannya bisa meraih karir puncak di dunia perhotelan.-henny/radarpalembang.com-

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.COM – Pekerja hotel profesional tentu ingin mendapatkan karir puncak. Belajar dan fokus adalah salah satu kuncinya.

Karir hotel juga ternyata memiliki banyak tantangan. Tidak seperti perusahaan lain yang terkadang berada di satu jalur, Karir hotel bisa berliku-liku, jabatan satu ke jabatan lain.

Seperti yang dialami GM Ibis Palembang Ulysses Jeffrey.

Hotelier rasanya perlu banyak belajar dari karir hotel pria penyuka musik rock ini.

BACA JUGA:Meriahkan Tahun Baru, Ibis Palembang Sanggar Suguhkan Kamar Ekslusif dan Pesta Topeng

Untuk meraih posisi sebagai General Manager di dunia perhotelan bukanlah perkara mudah bagi Ulysses Jeffrey, GM Ibis Palembang Sanggar.

Sosok yang dikenal humble dan pekerja keras  ini harus melalui berbagai pengalaman seru dan menantang sebelum mencapai posisi tertinggi di dunia perhotelan tersebut.

Tak dinyana pengalaman ini menjadi kunci sukses menapaki karir.

Segudang pengalaman ia dapatkan mulai dari bekerja sebagai bellboy, pernah bergelut di posisi operator, front office, dan paling lama sebagai sales executive.

BACA JUGA:Jelajah Rasa Italian Night AYCE Dinner di Ibis Palembang Sanggar hanya Rp 125 Ribu

“Dari SMA, saya bercita-cita bekerja di hotel. Kebetulan Om saya bekerja di salah satu hotel di Jakarta. Setiap diajak ke hotel, pakaian mereka rapi, pakai jas. Timbul harapan, saya juga ingin bekerja yang pakai jas,” kenangnya saat dibincangi beberapa waktu lalu.

Setelah beberapa lama bekerja sebagai sales executive di Jakarta, ia pun menjelajah ke Pulau Dewata tetap dengan posisi yang sama pada tahun 1999.

Pada tahun 2005, keberuntungan mulai menghampiri pria kelahiran tahun 1977 ini. Ia mulai bergabung dengan Accor Group saat opening All Season Legian Bali masih dengan posisi sales executive.

Sepuluh tahun di Bali, dirasa cukup, ia lalu pindah ke Lombok dan mendapatkan posisi Director of Sales dan Marketing. Setelah empat tahun ia pun melirik Balikpapan untuk karir selanjutnya.

Sumber: