Gerindra Buka Pintu Untuk Demokrat Dukung Prabowo dan Gabung KIM di Pilpres 2024

Gerindra Buka Pintu Untuk Demokrat Dukung Prabowo dan Gabung KIM di Pilpres 2024

Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman menyatakan Gerindra terbuka dan siap menerima Demokrat untuk bergabung bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM)--

JAKARTA, RADARPALEMBANG.COM - Pasca batal mengusung Anies Baswedan sebagai capres Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman menyatakan Gerindra terbuka dan siap menerima Demokrat untuk bergabung bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam pada pilpres tahun depan.

Habib menilai baik Prabowo Subainto maupun Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memiliki pandangan yang bertautan di bidang politik.

"Sepertinya nyambung lah kalau Pak Prabowo dengan pak SBY dan mas AHY, kayaknya sih secara psikologis nyambung,"kata Habib di Kompleks Parlemen, Kemarin. 

Pun menurut Habib ketiganya sama-sama memiliki latar belakang militer dan kemudian terjun ke dunia politik dan membentuk sebuah parpol yang bisa lolos hingga ke parlemen.

BACA JUGA:Hendropriyono Dampingi Prabowo Deklarasi di NTT

Selain itu, Demokrat dalam 10 tahun terakhir juga telah memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto dalam Pilpres. Dengan melihat sejarah hubungan mereka, Habib pun optimistis Gerindra dan Demokrat bakal cocok.

"Kami juga memang terbuka dan tidak ada kendala untuk menerima sahabat-sahabat dari partai Demokrat," kata dia.

Adapun perihal perbedaan arah dan tujuan, dalam hal ini koalisi pendukung Prabowo bertekad melanjutkan program Presiden Joko Widodo, sementara Demokrat cenderung ke arah perubahan, Habib menyebut hal itu bisa dibicarakan dalam diskusi panjang.

"Soal keberlanjutan, tergantung bagaimana memaknainya keberlanjutan tersebut. Kalau kami kan keberlanjutan, keberlanjutan pak Jokowi. Tapi kan Pak Jokowi juga melanjutkan dari pemerintahan yang sebelumnya," ujar Habib.

BACA JUGA:Gelora Sumsel Yakin Prabowo Pemimpin Menyatukan Bangsa, Ini Alasannya

"Jadi memang perlu dialog lah, perlu ngobrol dan ketemu dulu. Jadi kita bisa berpikir bagaimana kita bisa berjuang bersama-sama," imbuhnya.

Demokrat sudah menyatakan move on usai memilih keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) menyusul deklarasi pasangan capres-cawapres 2024 Anies Baswedan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Demokrat siap menyongsong perjalanan politik ke depan dengan langkah yang baru, bersih, serta selalu mengedepankan tujuan yang baik.

Mereka juga siap untuk berkoalisi dengan parpol lain yang memiliki ide dan etika politik yang senada dengan Demokrat.

Sumber: