Gubernur Bekarang di Lubuk Larangan, Masyarakat Desa Tanjung Raya Lahat Senang

Gubernur Bekarang di Lubuk Larangan, Masyarakat Desa Tanjung Raya Lahat Senang

RADAR PALEMBANG – H Herman Deru, Gubernur Sumsel diajak bekarang dalam lubuk larangan di Desa Tanjung Raya,  Kecamatan PSEKSU, bersama  Bupati Lahat Cik Ujang SH dan Forkopimda.

Gubernur Sumsel Bekarang seraya  mengajak masyarakat untuk melestarikan ekosistem sungai agar tidak rusak dan tercemar.

Menurut Kades Tanjung Raya kecamatan PSEKSU Lahat Hingky Haipun, Spd,  kegiatan Bekarang Ikan merupakan salah satu ativitas yang digemari masyarakat.  Gubernur bekarang di lubuk larangan adalah sebuah kehormatan bagi masyarakat Desa Tanjung Raya. 

Selain untuk mengajak masyarakat mencintai lingkungan sungai, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan sektor perkebunan dan wisata panorama alam.

BACA JUGA:Kepada Anggota DPRD, Masyarakat Minta Perbaikan Jalan

"Di sini bersama kita hadir Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Bupati Lahat Bapak Cik Ujang SH ikut bekarang.  Masyarakat senang gubernur dan bupati  dapat bersilaturahmi dengan warga dusun,"ujar Kades muda ini.

Ditambahkan Hingky, selama ini Pemdes Tanjung Raya dan Masyarakat sudah melakukan aktivitas pemanfaatan lahan perkarangan rumah untuk ditanami sayuran. Masyarakat juga sudah membuat kolam budidaya sehingga ke depan Swasembada pangan semakin membaik.

"Kami selama ini mendukung apa yang diprogramkan Pemkab Lahat dan Pemprov Sumsel. Untuk ketahanan pangan Pemdes bersama warga desa juga telah menerapkan di lapangan.  Mudahan-mudahan hasilnya akan terlihat,"imbuhnya.

BACA JUGA:Begini Kronologis Calon Kades Ditembak Mati di Betung II OI, Ditelepon Seseorang, Buka Pintu Dor Dor Dor!

Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang SH menuturkan, adanya aktivitas berkarang merupakan salah satu bentuk kecintaan masyarakat terhadap alam, khususnya sungai. Pemkab Lahat mengimbau agar aktivitas positif selalu dilakukan dan mendukung penuh warga desa.

"Masyarakat jangan melakukan Setrum dalam menangkap ikan. Jika ekosistem sungai terjaga dampak positifnya akan semakin terasa. Minimal masyarakat tidak susah jika mau mengkonsumsi Ikan sungai,"jelasnya.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengungkapkan, Pemprov Sumsel sangat mengapresiasi sambutan warga desa Tanjung Raya. Saat ini program kerakyatan telah dilakukan salah satunya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (G-SMP) karenanya, pemanfaat lahan pekarangan didekat rumah harus dilakukan agar krisis pangan tidak dirasakan masyarakat Sumsel.

‘’Jika kebutuhan pokok sudah terpenuhi tanpa harus beli, tingkat kesejahteraan meningkat. Pemprov Sumsel mengimbau agar masyarakat tetap menjaga dan melestarikan Ekosistem sungai untuk kebaikan bersama,"pungkasnya. (man)

 

Sumber: