Hindari Konsumen Tertipu, Otoritas Jasa Keuangan Rilis Daftar 96 Pinjol Berizin Resmi di Indonesia Tahun 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperbarui daftar pinjaman online atau fintech lending yang resmi dan berizin di Indonesia edisi tahun 2026.--
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali memperbarui daftar penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) atau fintech lending yang resmi dan berizin di Indonesia edisi tahun 2026.
Pembaruan rutin layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) atau fintech lending oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK ini sebagai antisipasi maraknya praktik pinjol ilegal yang merugikan masyarakat.
Hingga Januari 2026, jumlah pinjaman online atau pinjol yang resmi dan berizin OJK masih tercatat sebanyak 96 penyelenggara, tanpa perubahan dari akhir 2025, tepatnya berdasarkan data terbaru, hingga 22 Desember 2025
Kejelasan daftar pinjaman online atau pinjol ini menjadi rujukan penting bagi masyarakat agar terhindar dari risiko bunga mencekik, pelanggaran data pribadi.
BACA JUGA:OJK Sumsel Luncurkan Sultan Muda Impactpreneur Academy 2026, Perkuat Kolaborasi Keuangan Inklusif
BACA JUGA:Tingkatkan Sinergi, OJK Sumbagsel Boyong Puluhan Jurnalis Ikuti Journalist Class dan Media Gathering
Hingga kejadian yang kembali viral dalam beberapa hari terakhir ini, yakni praktik penagihan yang merugikan.
Daftar resmi layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) atau fintech lending dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menjadi literasi dan verifikasi legalitas pinjol menjadi kunci perlindungan konsumen di era keuangan digital.
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menegaskan bahwa seluruh penyelenggara pinjaman online atau pinjol telah memenuhi ketentuan perizinan dan berada dalam pengawasan regulator.
"Sampai dengan 31 Oktober, total jumlah penyelenggara LPBBTI/Fintech P2PL yang berizin OJK adalah sebanyak 96 perusahaan," tulis Otoritas Jasa Keuangan atau OJK dalam keterangan resminya, Sabtu 22 Desember 2025 lalu.
BACA JUGA:OJK Gelar Seleksi Duta Industri Jasa Keuangan Sumsel 2025, Grand Final Digelar 21 November
Daftar Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Tahun 2026, Sebagai Berikut:
- Danamas – PT Pasar Dana Pinjaman
- Amartha – PT Amartha Miko Fintek
- Dompet Kilat – PT Indo FinTek
- Boost – PT Creative Mobile Adventure
- Tokomodal – PT Toko Modal Mitra Usaha
- Modalku – PT Mitrausaha Indonesia Grup
- KTA Kilat – PT Pendanaan Teknologi Nusa
- Kredit Pintar – PT Kredit Pintar Indonesia
- Maucash – PT Astra Welab Digital Arta
- Finmas – PT Oriente Mas Sejahtera
- KlikA2C – PT Aman Cermat Cepat
- Akseleran – PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia
- Ammana – PT Ammana Fintek Syariah
- PinjamanGO – PT Dana Pinjaman Inklusif
- KoinP2P – PT Lunaria Annua Teknologi
- Pohondana – PT Pohon Dana Indonesia
- Mekar – PT Mekar Investama Sampoerna
- AdaKami – PT Pembiayaan Digital Indonesia
- Esta Kapital – PT Esta Kapital Fintek
- KreditPro – PT Tri Digi Fin
- FINTAG – PT Fintagra Homido Indonesia
- RupiahCepat – PT Kredit Utama Fintech Indonesia
- Crowdo – PT Mediator Komunitas Indonesia
- Indodana Fintech – PT Artha Dana Teknologi
- JULO – PT Julo Teknologi Finansial
- Pinjamin – PT Progo Puncak Group]
- DanaRupiah – PT Layanan Keuangan Berbagi
- OVO Finansial – PT Indonusa Bara Sejahtera
- PinjamModal – PT Finansial Integrasi Teknologi
- Alami – PT Alami Fintek Sharia
- AwanTunai – PT Simplefi Teknologi Indonesia
- Danakini – PT Dana Kini Indonesia
- Singa – PT Abadi Sejahtera Finansindo
- Danamerdeka – PT Intekno Raya
- Easycash – PT Indonesia Fintopia Technology
- Pinjamyuk – PT Kuaikuai Tech Indonesia
- Finplus – PT Rezeki Bersama Teknologi
- Uangme – PT Uangme Fintek Indonesia
- PinjamDuit – PT Stanford Teknologi Indonesia
- Dana Syariah – PT Dana Syariah Indonesia
- Batumbu – PT Berdayakan Usaha Indonesia
- Cashcepat – PT Artha Permata Makmur
- klikUMKM – PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat
- Pinjam Gampang – PT Kredit Plus Teknologi
- Cicil – PT Cicil Solusi Mitra Teknologi
- Lumbungdana – PT Lumbung Dana Indonesia
- 360 Kredi – PT Inovasi Terdepan Nusantara
- Kredinesia – PT Kreditku Teknologi Indonesia
- Pintek – PT Pinduit Teknologi Indonesia
- ModalRakyat – PT Modal Rakyat Indonesia
- Solusiku – PT Anugerah Digital Indonesia
- Cairin – PT Idana Solusi Sejahtera
- TrustIQ – PT Trust Teknologi Finansial
- Klik Kami – PT Harapan Fintech Indonesia
- Duha Syariah – PT Duha Madani Syariah
- Invoila – PT Sol Mitra Fintec
- Sanders One Stop Solution – PT Satustop Finansial Solusi
- DanaBagus – PT Dana Bagus Indonesia
- UKU – PT Teknologi Merlin Sejahtera
- Kredito – PT Fintek Digital Indonesia
- AdaPundi – PT Info Tekno Siaga
- Lentera Dana Nusantara – PT Lentera Dana Nusantara
- Modal Nasional – PT Solusi Teknologi Finansial
- Komunal – PT Komunal Finansial Indonesia
- Restock.ID – PT Cerita Teknologi Indonesia
- Avantee – PT Grha Dana Bersama
- Gradana – PT Gradana Teknoruci Indonesia
- Danacita – PT Inclusive Finance Group
- IKI Modal – PT IKI Karunia Indonesia
- Ivoji – PT Finansia Aira Teknologi
- Indofund.id – PT Bursa Akselerasi Indonesi
- iGrow – PT iGrow Resources Indonesia
- Danai.id – PT Adiwisata Finansial Teknologi
- DUMI – PT Fidac Inovasi Teknologi Lahan
- SIKAM – PT Lampung Berkah Finansial Teknologi
- qazwa.id – PT Qazwa Mitra Hasanah
- KrediFazz – PT KrediFazz Digital Indonesia
- Doeku – PT Doeku Peduli Indonesia
- Aktivaku – PT Aktivaku Investama Teknologi
- Danain – PT Mulia Inovasi Digital
- Indosaku – PT Indosaku Teknologi Indonesia
- Edufund – PT Fintech Bina Bangsa
- GandengTangan – PT Kreasi Anak Indonesia
- Papitupi Syariah – PT Piranti Alphabet Perkasa
- BantuSaku – PT Smartec Teknologi Indonesia
- danabijak – PT Digital Micro Indonesia
- AdaModal – PT Solid Fintek Indonesia
- SamaKita – PT Sejahtera Sama Kita
- KawanCicil – PT Kawan Cicil Teknologi Utama
- CROWDE – PT Crowde Membangun Bangsa
- KlikCair – PT Klikcair Magga Jaya
- Ethis – PT Ethis Fintek Indonesia
- Samir – PT Sahabat Mikro Fintek
- Uatas – PT Plus Ultra Abadi
- Asetku – PT Pintar Inovasi Digital
- Findaya – PT Mapan Global Reksa
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menghimbau masyarakat untuk selalu memastikan legalitas pinjol sebelum menggunakan layanan pinjaman digital, guna menghindari risiko praktik pinjaman ilegal yang berpotensi merugikan konsumen.
Sumber:


