BACA JUGA:6 Manfaat Air Kelapa Saat Berbuka Puasa, Salah Satunya Aman untuk Lambung
8. Perubahan Suasana Hati (Mood Swing)
Lonjakan hormon estrogen dan progesteron dapat memengaruhi neurotransmiter di otak, menyebabkan perubahan suasana hati yang drastis. Wanita hamil bisa merasa sangat bahagia, cemas, atau mudah tersinggung dalam waktu singkat.
9. Perubahan Nafsu Makan dan Ngidam
Banyak wanita hamil mengalami perubahan signifikan dalam nafsu makan. Tiba-tiba ada keinginan kuat untuk makanan tertentu (ngidam) atau sebaliknya, tidak menyukai bau atau rasa makanan yang sebelumnya disukai.
10. Sensitivitas terhadap bau juga dapat meningkat.
BACA JUGA:5 Minuman Pembersih Usus Alami, Sehat dan Mudah Dibuat, Ramah di Kantong
Ciri-ciri Hamil Tambahan yang Mungkin Muncul
Selain tanda-tanda di atas, beberapa wanita mungkin mengalami gejala lain di awal kehamilan. seperti:
1. Perut Kembung dan Sembelit:
Peningkatan hormon progesteron dapat memperlambat kerja sistem pencernaan. Hal ini seringkali menyebabkan perut terasa kembung, mirip gejala premenstruasi, dan sembelit. Konsumsi serat dan cairan yang cukup dapat membantu meredakan kondisi ini.
2. Peningkatan Keputihan
Keputihan berwarna putih susu, encer, dan tidak berbau juga merupakan ciri hamil yang umum. Ini disebabkan peningkatan aliran darah ke area vagina dan leher rahim sebagai respons terhadap hormon kehamilan. Ini melindungi saluran kelahiran dari infeksi.
BACA JUGA:Konsumsi Buah Naga Saat Puasa, Rasakan Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh
3. Munculnya Jerawat
Lonjakan hormon progesteron dapat merangsang kelenjar minyak di kulit, menyebabkan munculnya jerawat, bahkan pada wanita yang sebelumnya tidak memiliki masalah kulit. Kondisi ini biasanya akan membaik seiring berjalannya kehamilan.