Kolesterol tinggi dapat menyebabkan perlemakan hati yang jika dibiarkan dapat berlanjut menjadi sirosis.
Penumpukan lemak berlebih di hati mengganggu fungsi organ, memicu peradangan, dan menyebabkan jaringan parut permanen. Kondisi itu berisiko menyebabkan gagal hati.
BACA JUGA:Perhatikan 5 Tips Ini Agar Ketupat Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi saat Lebaran
4. Batu empedu
Konsumsi masakan atau hidangan bersantan bisa mengakibatkan seseorang mengalami batu empedu. “Kolesterolnya tinggi, dia itu bisa bikin batu empedu,” ucap Andi.
Akibat makanan bersantan itu merupakan penyebab utama pembentukan batu empedu.
Hal itu terjadi ketika cairan empedu di organ tersebut jenuh dengan kolesterol berlebih dan tidak mampu melarutkannya. Kolesterol berlebih kemudian mengkristal atau mengeras menjadi batu.
5. Gagal ginjal
Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah juga dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal atau gangguan fungsi ginjal lainnya. Sebab, kolesterol tinggi memicu penumpukan lemak di pembuluh darah ginjal. Hal itu memicu aliran darah terganggu.
BACA JUGA:Puasa Sebulan, Kok Berat Badan Malah Naik? Mungkin Ini Penyebabnya
6. Gangguan pencernaan
Masakan yang diberikan bahan santan dapat menyebabkan gangguan pencernaan hingga sakit perut “Bagi yang tak terbiasa (konsumsi makanan bersantan,” kata Andi.
7. Alergi
Beberapa orang mungkin bisa mengalami reaksi alergi akibat konsumsi masakan atau makanan bersantan. “Alergi kadang bikin gatal, diare, dan bengkak. Bervariasi ya,” terang Andi.
BACA JUGA:5 Ide Hampers Lebaran 2026 yang Unik dan Menarik, Jadikan Hari Raya Lebih Bermakna
Batas aman konsumsi masakan bersantan Andi menyampaikan, beberapa literatur ilmiah menyatakan bahwa batas aman konsumsi santan sekitar 100 mililiter (ml). “Misal dalam satu sendok itu sudah ada 5 mililiter,” beber dia.