RADARPALEMBANG.ID - Berikut pernyataan Fairuz A Rafiq terkait operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sang kakak, Fadia A Rafiq.
Fairuz A Rafiq maasihkaget dan hingga saat ini belum ada komnikasi dengan sang kakak Fadia A Rafiq, usai Bupati Pekalongan tersebut terkena OTT KPK.
"Kita nggak ada (komunikasi), saya kan pasti mantau kan, semoga ada berita yang saya nanti belum dengar juga gitu dari keluarga seperti apa.
Belum ada komunikasi sama sekali, masih kaget, sama juga masih mencari, masih mencari tahu kebenarannya seperti apa. Sudah didoain saja ya teman-teman ya," pungkas Fairuz, Rabu, 4 Maret 2026.
BACA JUGA:KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT Terkait Pengadaan di Pemkab Jawa Tengah
BACA JUGA:Kuasa Hukum Bantah Anggota DPRD Muara Enim Kena OTT, Begini Kronologinya
Menurut Fairuz pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap pihak berwenang. Ia juga mengatakan, keluarganya selalu diajarkan untuk menerima konsekuensi apabila memang terbukti bersalah.
"Jadi didoakan saja pokoknya apa pun itu kami keluarga selalu diajarkan adalah kalau memang salah, konsekuensinya dijalani.
Kalau itu tidak benar, maka harus mendapatkan keadilan seadil-adilnya. Jadi didoakan saja," ungkapnya.
Lebih lanjut, Fairuz meminta agar dirinya dan keluarga tidak dikaitkan dengan perkara tersebut. Ia berharap keluarganya bisa tetap fokus menjalani ibadah di bulan Ramadan.
BACA JUGA:OTT Anggota DPRD Muara Enim, Kejati Sumsel Dalami Peran Pemda
BACA JUGA:Awal Ramadan, Anggota DPRD Muara Enim Bersama Anaknya Malah Kena OTT, Ini Kasusnya
"Dan saya juga minta tolong, ini kan saya juga punya keluarga ya gitu. Jadi biarkanlah keluarga saya fokus dalam beribadah gitu, jangan sangkut pautkan yang saya saja tuh nggak paham dan nggak ngerti.
Jadi pastinya saya akan mencari update terus gitu gimana, karena ini kan baru sekali gitu lho," katanya.
Bagian dari Takdir Tuhan.
Terkait kasus yang menimpa kakak perempuanya itu, Fairuz menganggap hal tersebut merupakan takdir dari Allah.