10. Rumah Singgah Penanggiran
11. Rumah Singgah Muaralawai (2 unit)
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan rumah singgah tersebut dibangun di atas lahan KAI, berlokasi dekat stasiun-stasiun terpencil, dengan desain rumah panggung bergaya Rumah Limas khas Sumatera Selatan.
Bangunan menggunakan perpaduan eksterior kayu jati berkualitas tinggi, sehingga tetap kokoh sekaligus menampakkan keindahan kearifan lokal.
BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Ajak Sahabat Disabilitas dan UMKM Meriahkan HUT ke -80 PT KAI
Aida menyampaikan, untuk menunjang kenyamanan pekerja, setiap rumah singgah dilengkapi fasilitas modern seperti AC, dapur, kamar tidur dengan perlengkapan lengkap, kamar mandi, TV, sofa, serta fasilitas pendukung lainnya.
Fasilitas Rumah Singgah ini disiapkan perusahaan untuk mendukung keselamatan dan Kenyamanan Pekerja karena lokasi stasiun di wilayah Divre III Palembang ada yang berlokasi di tempat terpencil sehingga agak sulit dijangkau, selain itu untuk Efektivitas Waktu Kerja dan meningkatkan motivasi pekerja dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat pengguna jasa kereta api.
Kehadiran rumah singgah ini sangat membantu pekerja yang sedang bertugas atau lepas dinas pada malam hari di wilayah terpencil, karena tanpa rumah singgah, pekerja harus menempuh perjalanan jauh di malam hari yang penuh risiko, mulai dari tindak kejahatan hingga ancaman binatang buas. Dengan adanya fasilitas ini, mereka dapat beristirahat dengan aman, tenang, dan lebih siap bekerja kembali.
Aida juga mengatakan, rumah singgah juga berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional perjalanan kereta api. Sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 1 Februari 2025, Divre III Palembang melayani 6 perjalanan KA penumpang (KA Sindang Marga, KA Rajabasa, KA Bukit Serelo) serta 176 perjalanan KA barang, yaitu KA Batubara, KA BBM, KA Pulp dan KA Semen.
BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Fokus 32 Titik Rawan Antisipasi Mulainya Musim Penghujan
“Kami berharap keberadaan rumah singgah ini menjadi bentuk nyata apresiasi KAI terhadap dedikasi pekerja di lapangan, sehingga dapat tetap fokus dan produktif terhadap layanan kepada pelanggan. Mereka adalah garda terdepan yang memastikan kelancaran perjalanan kereta api. Memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka berarti juga menjaga keberlangsungan layanan kepada stakeholders,” tutup Aida.