BLAK-BLAKAN SOAL HUTAN, Ratusan Hektare jadi Perhutanan Sosial, Masyarakat Sumsel Dapat Apa?

 BLAK-BLAKAN SOAL HUTAN, Ratusan Hektare jadi Perhutanan Sosial, Masyarakat Sumsel Dapat Apa?

Hutan di Sumsel yang luas belum sepenuhnya dikelola sehingga produktif.--hutaninstitute.or.id

SUMSEL, RADARPALEMBANG.COMSUMSEL memiliki luas wilayah hutan yang sangat besar. Setidaknya ada ratusan hektare yang sekarang menjadi perhutanan sosial.

Data dari Himpunan Masyarakat Perhutanan Sosial Sumsel (HMPS) dan Kelompok Percepatan Perhutanan Sosial Sumsel (KPS) menyebutkan, Sumsel merupakan pelopor perhutanan sosial.

Sudah ada 211 izin hak kelola tanah telah diberikan dalam skema Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan Kemitraan Konservasi.

Menurut Ketua HMPS Sumsel, Eko Agus Sugianto, perhutanan sosial Sumsel telah mencanan pai 134 ribu hektare.

BACA JUGA:Youth Camp Motivator se-Indonesia, Sensasi Satu Malam di Hutan Punti Kayu

 

Sebanyak 34 ribu lebih kepala keluarga penerima manfaat perhutanaApan sosial, yang dulunya mengelola kawasan hutan secara ilegal,  kini dapat hak kelola bahkan hak kepemilikan kolektif pada hutan adat.

"Dengan adanya HMPS ini diharapkan perhutanan sosial dapat melakukan akselarasi terhadap tantangan dalam pengembangnya yang diperlukan," ujarnya, Senin, 19 Juni 2023.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perkumpulan Hutan Kita Institute (HAKI), Dedy Permana mengatakan perhutanan sosial di Sumsel telah memberi bukti keselarasan peningkatan kesejahteraan, lingkungan dan budaya.

"HAKI telah melakukan pendampingan perhutanan sosial, baik perizinan maupun pasca izin. Pendampingan pasca izin dapat dilakukan dengan pelatihan, fasilitasi saran prasarana serta dukungan permodalan," terangnya.

BACA JUGA:Intip Arwana yang Bakal jadi Primadona di Sumsel

Sebelumnya Gubernur Sumsel H Herman Deru mengharapkan talkshow dan Raker Himpunan Masyarakat Perhutanan Sosial Sumsel (HMPS) dan Kelompok Percepatan Perhutanan Sosial Sumsel (KPS) dapat membuahkan hasil yang lebih produktif.

"Jadi saya ingin raker ini betul-betul  menghasilkan rekomendasi yang baik untuk internal ataupun eksternal," kata Herman Deru saat sambutan pembukaan talkshow dan Raker HMPS  dan PPS di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Tak hanya itu, menurut Herman Deru jika hutan itu terpelihara dengan baik maka akan mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sumber: