Indonesia - Malaysia Sepakati Kerja Sama Sertifikasi Halal

Indonesia - Malaysia Sepakati Kerja Sama Sertifikasi Halal

Sekjen Kemenag bersama Ketua Pengarah JAKIM Datuk Hajah Hakimah binti Mohd Yusoff--kemenag.go.id

JAKARTA, RADARPALEMBANG.COM - Pemerintah Indonesia dengan Malaysia akan segera mewujudkan kerja sama halal antar negara. Saat ini, draft Memorandum of Cooperation (MoC) halal kedua negara sudah final.

Kerja sama halal Indonesia - Malaysia yang akan segera terwujud dalam waktu dekat.

Hal ini terungkap dalam pertemuan Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nizar dengan delegasi Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) didampingi Atase Agama Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta.

"Draft Memorandum of Cooperation (MoC) sudah final kalaupun ada revisi silakan didiskusikan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag dengan JAKIM dan Pengarah Majelis Halal Malaysia"

BACA JUGA:Kemenag Terbitkan Rencana Perjalanan Haji 2023, Berikut Rangkaiannya

Ini dikutip dari website kemenag.go,id," Dijelaskan Sekjen Nizar saat menerima Ketua Pengarah JAKIM Datuk Hajah Hakimah binti Mohd Yusoff yang memimpin delegasi di Kantor Kemenag Jakarta, belum lama ini.

"Kita berharap MoC halal Indonesia - Malaysia ini dapat ditandatangani saat Presiden Jokowi berkunjung ke Malaysia pada Juni mendatang," sambung Sekjen.

Delegasi JAKIM yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Pengarah Kanan Bagian Dasar Kemajuan Islam, Ustaz Aminudin bin Mohamad,

Pengarah Majlis Halal Malaysia, Ustaz Marzuki bin Hassan, Ketua Penolong Pengarah, Bagian Dasar Kemajuan Islam, Ustaz Jafri bin Abdullah, dan Atase Agama Kedutaan Besar Malaysia Ustaz Muhammad Naqzrul Azraf bin Mohd Nazarludin.

BACA JUGA:8 Rekomendasi KPK sudah Dijalankan Kemenag, Tinggal Harmonisasi Regulasi Haji

Koordinator Kerja Sama JPH pada BPJPH Fertiana Santy menambahkan bahwa perkembangan MoC halal antara BPJPH dan JAKIM yang sudah berlangsung sejak pertengahan tahun 2022 sudah final pada Januari 2023.

"Insya Allah MoC tinggal tandatangan saat kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo ke Malaysia pada Juni 2023. MoC ini juga sangat dinanti oleh pelaku ekspor-impor dari kedua negara.

MoC ini juga sudah mendapat persetujuan dari Direktorat Hukum Kementerian Luar Negeri.

Mudah-mudahan dengan MoC ini, saling pengakuan dan keberterimaan sertifikasi halal dan penilaian kebersesuaian dari kedua negara bisa dilaksankan," ujarnya.

BACA JUGA:Kemenag Targetkan 1000 Kampung Zakat di Tahun 2023

Sementara itu, Ketua Pengarah JAKIM Datuk Hajah Hakimah binti Mohd Yusoff menyampaikan terima kasih atas sambutan dari Sekjen Kemenag dan jajaran.

Ia mengatakan salah satu tujuan berkunjung ke Kemenag adalah menindaklanjuti rencana kerja sama halal Indonesia dengan Malaysia.

"Terkait kesepakatan halal, kami tinggal menunggu dari pihak BPJPH. Kami rasa kesepakatan halal antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura nantinya akan berjalan dengan sistematis.

Dibanding dengan negara lain seperti di Eropa dan lainnya. Semoga MoC halal BPJPH dengan JAKIM dapat terwujud tahun ini," kata Datuk Hajah Hakimah.

BACA JUGA:Jelang Tahun Politik, Kakanwil Kemenag Sumsel Berharap Tokoh Agama dan Ormas Bersinergi

Selain MoC halal, dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah isu dari kedua negara.

Seperti beasiswa santri penghafal quran untuk kuliah di perguruan tinggi Malaysia, perkawinan antar warga negara hingga kerja sama keagamaan lainnya.

Tampak ikut mendampingi Sekjen dalam pertemuan tersebut, Direktur pada Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Adib

Dan Sekretaris pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Rohmat Mulyana. 

 

 

Sumber: