BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Sub Kontraktor Pertamina Adera Buka Loker Diam-diam, AP3 Desak Usut Tuntas

Sub Kontraktor Pertamina Adera Buka Loker Diam-diam, AP3 Desak Usut Tuntas

ilustrasi lowongan kerja--

PALI, RADARPALEMBANG.ID - Rekrutmen tenaga kerja di lingkungan Pertamina EP Field Adera yang beroperasi di wilayah Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali disorot lantaran terkesan tidak transparan.

Baru-baru ini ada salah satu sub kontraktor Pertamina EP Field Adera melakukan perekrutan sejumlah posisi terkesan diam-diam, padahal posisi lowongan kerja tersebut hanya operator lapangan, Engineering dan Supervisor.

Tentu saja, dengan adanya kejadian tersebut sejumlah elemen masyarakat mendesak pihak Pertamina Adera harus tegas menindak dan memberikan sanksi terhadap perusahaan sub kontraktor nakal yang menjadi mitra perusahaan Migas plat merah itu.

Salah satu elemen masyarakat yang mendesak pihak Pertamina Adera tegas memberikan sanksi terhadap perusahaan sub kontraktor, adalah dari Asosiasi Pemuda Peduli PALI (AP3).

BACA JUGA:Pangan Murah Digelar Dinas Ketapang PALI, Khairiman: Tak Hanya Beras, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar

"Baru-baru ini PT Tri Mulya Gemilang (TMG) yang merupakan sub kontraktor Pertamina Adera merekrut calon tenaga kerja, namun disinyalir secara diam-diam dengan posisi hanya Tenaga Ahli, operator lapangan, engineering dan Supervisor," ungkap Harmoko, ketua AP3 kepada media ini, Selasa 17 Februari 2026.

Dengan adanya main kucing-kucingan dalam merekrut tenaga kerja tersebut, Harmoko mendesak pihak Pertamina Adera menindak tegas perusahaan sub kontraktor tersebut.

"Main kucing-kucingan PT.TMG dalam merekrut tenaga kerja sangat tidak dibenarkan, untuk itu kami mendesak Pertamina Adera memberikan sanksi karena pihak perusahaan itu sudah mengangkangi peraturan yang menekankan prinsip keterbukaan dan pelayanan publik, diantaranya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik," tandasnya.

Ketua AP3 juga menyatakan, dalam waktu dekat ini akan mengadukan permasalahan tersebut ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) serta ke DPRD PALI.

BACA JUGA:Fakta, Mayoritas TKA di Sumsel Berasal dari China, Paling Banyak di Muara Enim

"Kami akan adukan permasalahan ini ke Disnakertrans dan DPRD PALI agar pihak Pertamina Adera serius menangani masalah itu, juga ke depannya tidak terjadi lagi permasalahan serupa karena masih banyak putra daerah yang membutuhkan pekerjaan baik yang memiliki skill maupun non skill," tegasnya.

Sumber: