Dorong Kelestarian Perikanan, Kilang Pertamina Plaju Perkuat Gerakan Lawan Illegal Fishing di Banyuasin
Sinergi Kilang Pertamina Plaju Bersama Stakeholder dan Masyarakat Perkuat Gerakan Lawan Illegal Fishing di Banyuasin, Dorong Kelestarian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.-Kilang Pertamina Plaju -
BANYUASIN, RADARPALEMBANG.ID – Di tengah hamparan perairan BANYUASIN yang menjadi tumpuan hidup ribuan nelayan, semangat menjaga kelestarian sungai dan laut terus digelorakan.
Melalui kegiatan Sosialisasi Pelarangan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Illegal Fishing), Kilang Pertamina Plaju bersama multipihak yang terdiri dari pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat hadir bergandeng tangan memperkuat pengawasan perikanan, demi memastikan sumber daya tetap lestari untuk generasi mendatang.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuasin, Ir. Septi Fitri, MM, menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina yang telah banyak membantu, mulai dari program konservasi ikan Belida, pemasangan plang larangan ilegal fishing, restocking ikan, hingga pengembangan Kawasan Perikanan Terintegrasi Desa Sungai Gerong yang dilengkapi teknologi baru pengasapan ikan.

Sinergi Kilang Pertamina Plaju Bersama Stakeholder dan Masyarakat Perkuat Gerakan Lawan Illegal Fishing di Banyuasin, Dorong Kelestarian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.-Kilang Pertamina Plaju -
BACA JUGA:Kodam II/Sriwijaya dan Kilang Pertamina Plaju Bersinergi, Teguhkan Ketahanan Energi Nasional
Menurut Septi, salah satu strategi utama pemerintah daerah adalah dengan membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di seluruh wilayah perairan Banyuasin, dengan Kecamatan Banyuasin I dijadikan percontohan.
Septi juga menekankan pentingnya keterlibatan aparat penegak hukum dalam memberantas illegal fishing, yang masih marak terjadi di perairan Banyuasin.
Meski peraturan sudah jelas mengatur ancaman pidana denda Rp1,2 miliar dan kurungan 2,5 tahun, praktik illegal fishing masih kerap dianggap sepele.
“Selama ini illegal fishing sulit diberantas karena adanya toleransi terhadap pelaku yang dianggap hanya masyarakat kecil pencari nafkah.

Sinergi Kilang Pertamina Plaju Bersama Stakeholder dan Masyarakat Perkuat Gerakan Lawan Illegal Fishing di Banyuasin, Dorong Kelestarian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.-Kilang Pertamina Plaju -
BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Raih PROPER Emas, Gubernur Sumsel Tegaskan Integritas Jaga Lingkungan
BACA JUGA:Video Belida Musi Lestari Karya Kilang Pertamina Plaju Raih Penghargaan Platinum di ISRA 2025
Sumber:


