BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Warga Kaliberau Apresiasi Tim RPK PT BPP

Warga Kaliberau Apresiasi Tim RPK PT BPP

petugas BPP datang dengan dukungan mobil tangki air, peralatan penyemprot, serta selang panjang yang mampu menjangkau lokasi kebakaran.--

MUBA, RADARPALEMBANG.ID - Ahmad Muhsinin masih mengingat bagaimana warga Dusun II, Desa Kaliberau, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berjuang menghadapi kebakaran lahan dengan peralatan seadanya beberapa waktu lalu.

Ember dan tangki semprot menjadi andalan masyarakat yang sebagian besar bekerja sebagai petani dan pekebun ketika api mulai mengancam lahan di sekitar mereka.

Sebagai kepala dusun, Ahmad memahami betul keterbatasan yang dihadapi warganya. Selain peralatan pemadaman yang sederhana, tidak semua warga memiliki pengetahuan teknis untuk menangani kebakaran. Karena itu, kehadiran Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Bumi Persada Permai (BPP) menjadi bantuan berarti ketika sejumlah titik api muncul di wilayahnya.

"Rata-rata yang kami lakukan upaya pemadamannya dengan sangat sederhana, dengan tangki semprot, dengan membawa ember. Dengan adanya bantuan dari kawan-kawan RPK PT BPP, itu sangat membantu kami mempercepat proses penanganan kebakaran," kenang Ahmad.

BACA JUGA:PT BPP Gelar Sholat Istisqa dan Santuni Anak Yatim

BACA JUGA:Hadapi Ancaman Karhutla, PT BPP Terapkan Sistem Injeksi Air di Lahan Gambut

Ia menceritakan, petugas BPP datang dengan dukungan mobil tangki air, peralatan penyemprot, serta selang panjang yang mampu menjangkau lokasi kebakaran. Peralatan tersebut membantu warga yang sebelumnya harus mengandalkan kemampuan dan sarana terbatas.

Namun, yang paling membekas bagi Ahmad bukan hanya bantuan peralatan, melainkan kebersamaan yang terbangun selama proses pemadaman. Warga tidak sekadar menunggu petugas bekerja. Mereka ikut menarik selang, menunjukkan akses menuju titik api, hingga memandu petugas melewati kawasan perkebunan yang lebih mereka kenal.

"Tidak ada jarak ataupun pembeda antara petugas dengan masyarakat untuk bersama-sama saling bahu-membahu dalam proses pemadaman," tuturnya.

Kerja sama itu turut memberikan rasa tenang bagi masyarakat. Ketika sejumlah titik api berhasil dipadamkan, ancaman kebakaran di sekitar kebun dan permukiman berkurang. Asap yang sebelumnya mengganggu juga mulai berkurang, meskipun masih terdapat sumber asap dari wilayah lain.

BACA JUGA:Palembang Terima Bantuan Perdana Pemerintah Pusat, Karhutla Ditangan, Warga Terdampak jadi Perhatian

BACA JUGA:Muba Siagakan Fasilitas Kesehatan 24 Jam, Siap Tangani Masyarakat Terdampak Kabut Asap Karhutla

Bagi Ahmad, pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan perusahaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Ia berharap hubungan yang telah terbangun tidak berhenti pada penanganan kebakaran, tetapi terus berkembang melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Terima kasih kepada tim regu pemadam PT BPP atas kepeduliannya terhadap kebakaran di wilayah desa kami, khususnya Dusun II," ujarnya.

Sumber: