KAI Divre III Palembang,Catat 4 Hari Masa Angkutan Lebaran 14.335 Orang Gunakan Kereta Api
PT KAI (Persero) DIvre III Palembang mencatat selama 4 hari masa angkutan lebaran Idul Fitri 1447 H tahun 2026, sebanyak 14.335 orang telah menggunakan kereta api di wilayah Divre III Palembang.--
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat selama 4 hari masa angkutan lebaran Idul Fitri 1447 H tahun 2026, sebanyak 14.335 orang telah menggunakan Kereta Api di wilayah Divre III Palembang.
Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti, menjelaskan bahwa masa angkutan lebaran dimulai tanggal 11 Maret sampai dengan 1 April 2026 dan untuk masa Posko Angkutan Lebaran 2026 dimulai pada 13 Maret 2026 sampai dengan 30 Maret 2026.
Pada hari ke-4 (14 Maret 2026) pelaksanaan Angkutan Lebaran ini KAI Divre III Palembang mencatat sebanyak 14.335 penumpang menggunakan kereta api yang merupakan komulatif dari penumpang kereta api Bukit Serelo relasi Kertapati -, Lubuklinggau (PP), KA Ekpres Rajabasa relasi Kertapati - Tanjung karang dan KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati - Lubuk Linggau.
Selain itu penjualan tiket untuk periode Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 atau periode H-10 hingga H+10 Hari Raya Idul Fitri 2026 juga terus meningkat. “Secara kumulatif, hingga saat ini penjualan tiket telah mencapai 97.089 tiket untuk perjalanan kereta api di wilayah Divre III Palembang selama masa Angkutan Lebaran 2026,” ujar Aida.
Jumlah tersebut merupakan total penjualan tiket dari tiga perjalanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang. Dari angka tersebut, sebanyak 69.336 tiket terjual untuk layanan KA Bukit Serelo dan KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP), serta KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang. Sementara itu, 27.753 tiket lainnya merupakan penjualan tiket perjalanan KA Rajabasa dengan relasi menuju Kertapati.
Aida menjelaskan bahwa capaian angka penjualan tiket tersebut juga dipengaruhi oleh adanya penumpang yang membeli tiket parsial, yaitu tiket perjalanan kereta api yang tidak sampai stasiun tujuan akhir. Dengan sistem tersebut, satu tempat duduk dimungkinkan dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang dengan relasi perjalanan yang berbeda dalam satu rangkaian perjalanan kereta api.
Lebih lanjut, Aida menyampaikan bahwa untuk dua kereta api PSO, yakni KA Bukit Serelo (PP) dan KA Rajabasa (PP) dengan keberangkatan original destination dari stasiun awal menuju stasiun akhir selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026 telah terjual 100 persen atau habis terjual.
Sementara itu, untuk KA Sindang Marga (PP) masih tersedia beberapa tiket untuk keberangkatan original destination. Untuk keberangkatan pada 20 hingga 23 Maret 2026 masih tersedia sekitar 25 persen tempat duduk, sedangkan untuk periode 25 Maret hingga 1 April 2026 masih tersedia sekitar 30 persen tempat duduk.
“Kami mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan pada masa Angkutan Lebaran agar dapat memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada pada KA Sindang Marga untuk relasi menuju Lubuk Linggau maupun arah sebaliknya. Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan pembelian tiket parsial sesuai dengan kebutuhan perjalanan,” tambah Aida.
Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik, KAI Divre III Palembang juga mengingatkan para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan kereta api guna menghindari antrean dan kepadatan penumpang saat proses boarding pass, selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Pelanggan juga diingatkan membawa identitas asli yang sesuai dengan nama yang tertera pada tiket. Penumpang wajib menunjukkan identitas resmi seperti KTP, SIM, atau Paspor saat proses boarding pass. Bagi penumpang anak usia 0 hingga 3 tahun, wajib menunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA) atau fotokopi Kartu Keluarga saat proses boarding.
“Kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Aida.
Sumber:



