Ke depan, Edwin Fast akan melanjutkan rangkaian pembacaan puisi di sejumlah ruang publik Kota Palembang, di antaranya Taman Wisata Kedatuan Sriwijaya, Muara Sungai Sekanak, Taman Simpang Polda, hingga trotoar Jalan Kapten A Rivai.
BACA JUGA:Jelita Sriwijaya, Sentuhan Elegan Warisan Budaya, Febi Deru: Menginspirasi Generasi Muda
BACA JUGA:Ruwahan di Bulan Sya’ban Jadi Tradisi Budaya Lokal Sambut Ramadhan, Apa Dalilnya dalam Islam?
Seluruh kegiatan tersebut akan didokumentasikan melalui media audiovisual, dan disebarluaskan melalui media sosial agar dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan ini mengusung tema "Sungai, Sampah, dan Kota dalam Puisi" dengan semangat "Hari Puisi, Hari Ini dan Kapan Pun".
Pelaksanaan kegiatan diprakarsai oleh Sanggar Seni Budaya Teater Alam Palembang sebagai bentuk komitmen menghadirkan puisi di tengah ruang publik dan kehidupan masyarakat.