Ketapang–Gilimanuk Tersendat, Bambang Haryo: Penambahan Dermaga Solusi Utama

Kamis 19-03-2026,15:22 WIB
Reporter : Swandra Yadi
Editor : Swandra Yadi

"Kebutuhan barang, khususnya makanan-minuman pasti akan sangat meningkat seiring pertumbuhan pariwisata yang berbarengan dengan momentum mudik dan libur Lebaran, sehingga distribusi logistik harus benar-benar harus diantisipasi, agar tidak terjadi kelangkaan," sebutnya.

Memperkuat Logistik, Jaga Stabilitas Harga

Menurut pemilik sapaan akrab BHS, persoalan logistik tidak hanya berdampak pada wisatawan domestik dan mancanegara, tetapi juga pelaku ekonomi, perdagangan, hingga Industri kecil dan Menengah. Kondisi ini turut menimbulkan multiplier effect ekonomi dan berpotensi mengganggu pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional yang ditetapkan sebesar 8 persen.

Sehingga, lanjut BHS di Negara seluruh dunia selalu terus berdampingan tidak pernah menghentikan angkutan logistik . Ia menyebut, di negara seperti China, Jepang, Amerika Serikat, Eropa, hingga Malaysia, angkutan logistik tidak pernah dihentikan secara total meskipun berada pada periode libur panjang maupun hari besar keagamaan.

BACA JUGA:Sumsel Bersiap Jadi Gerbang Ekonomi Dunia, Herman Deru Dorong Percepatan Pelabuhan Samudra Tanjung Carat,

Di kawasan Eropa, misalnya, sejumlah negara seperti Belanda, Inggris, dan Spanyol tetap mengoperasikan angkutan logistik tanpa larangan nasional, bahkan angkutannya meningkat drastis agar tidak memutus rantai pasok.

Sementara di China dan Jepang, operasional logistik juga tetap berjalan saat libur besar seperti Tahun Baru Imlek dan Golden Week, meskipun dengan penyesuaian kapasitas dan tenaga kerja. Pelabuhan-pelabuhan utama tetap beroperasi untuk menjaga kelancaran rantai pasok, meski terjadi perlambatan.

Hal serupa terjadi di Amerika Serikat, di mana tidak terdapat kebijakan penghentian logistik saat hari besar seperti Natal maupun Thanksgiving. Aktivitas distribusi bahkan cenderung meningkat karena tingginya kebutuhan konsumsi masyarakat selama periode tersebut.

Sementara di Malaysia, pemerintah hanya menerapkan pengaturan waktu operasional truk di wilayah tertentu untuk mengurai kemacetan, tanpa menghentikan distribusi logistik secara keseluruhan.

BACA JUGA:Pelabuhan Tanjung Carat hingga Bendungan Tiga Dihaji Jadi Prioritas, Soroti Ruas Jalan Nasional

"Dengan demikian, praktik global menunjukkan bahwa distribusi logistik tetap dijaga berjalan untuk mengimbangi lonjakan kebutuhan selama musim liburan, guna memastikan ketersediaan barang dan menjaga stabilitas harga di masyarakat," tutup BHS.

Kategori :