Gubernur Herman Deru Kenang Kebaikan dan Pengabdian Almarhum Kemas H Abdul Halim

Senin 16-03-2026,17:03 WIB
Reporter : Swandra Yadi
Editor : Swandra Yadi

SUMSEL, RADARPALEMBANG.ID - Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri acara takziah mengenang 40 hari wafatnya almarhum Kemas H Abdul Halim Ali bin Kemas Ali, sekaligus haul almarhumah Nyimas Hj Aminah binti Kemas Nang Utih di Graha Dakwah Al-Halim, akhir pekan lalu.

Kegiatan berlangsung khidmat dan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah, dilanjutkan dengan salat Tarawih dan Witir bersama para jamaah yang hadir. Setelah itu dilaksanakan takziah 40 hari wafatnya almarhum Kemas H Abdul Halim Ali bin Kemas Ali.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Habib Rizieq Shihab serta Abdul Somad Batubara, yang menyampaikan tausiyah untuk mengenang sosok almarhum semasa hidupnya. Hadir pula para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pejabat Forkopimda lainnya.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan rasa terima kasih kepada para ulama, tokoh agama, dan masyarakat yang hadir untuk mendoakan almarhum dan almarhumah. Menurutnya, kehadiran para tokoh agama menjadi bentuk penghormatan sekaligus kecintaan kepada sosok almarhum.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Minta Alumni dan Praja IPDN Jaga Profesionalitas dan Etika Komunikasi

“Di tengah-tengah kita hadir Ustadz Abdul Somad dan Habib Rizieq. Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih karena telah hadir pada 40 hari meninggalnya ayahanda kita Kemas H Abdul Halim Ali bin Kemas Ali,” ujar Herman Deru.

Ia menuturkan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki banyak kebaikan, serta kepedulian tinggi kepada masyarakat.

“Tak lekang kebaikan dan begitu banyak kedermawanan beliau kepada kita. Semoga Beliau diterima di sisi Allah SWT,” katanya.

Herman Deru juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, apabila selama hidup almarhum terdapat kesalahan atau hal-hal yang belum terselesaikan.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru: Gerakan Pangan Murah Jadi Langkah Antisipasi Panic Buying Jelang Idul Fitri

“Atas kehadiran dan doa kebersamaan ini, kami atas nama keluarga besar mengucapkan terima kasih. Apabila ada salah khilaf dan hal-hal yang belum terselesaikan mohon dimaafkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, momentum takziah dan haul bukan hanya menjadi sarana untuk mengenang sosok yang telah berpulang, tetapi juga menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk mengambil pelajaran dari perjalanan hidup almarhum Kemas H Abdul Halim Ali.

Menurutnya, doa bersama yang dilaksanakan diharapkan menjadi ikhtiar agar amal ibadah, kebaikan, serta pengabdian almarhum Kemas H Abdul Halim Ali dan Almarhumah Nyimas Hj Aminah semasa hidupnya diterima oleh Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.

“Melalui kegiatan doa bersama ini, marilah kita memanjatkan doa terbaik agar almarhum dan almarhumah mendapatkan rahmat, maghfirah, dan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” katanya.

BACA JUGA:Pusat Oleh-oleh Palembang, Gubernur Herman Deru Soft Launching Kawasan Wisata Religi Kampung Wakaf Marogan

Kategori :