Pelabuhan Merak Terancam Chaos Saat Mudik! Bambang Haryo Soroti Minimnya Dermaga

Senin 16-03-2026,11:05 WIB
Reporter : Swandra Yadi
Editor : Swandra Yadi

MERAK, RADARPALMBANG.ID -  Keterbatasan jumlah dermaga di Pelabuhan Merak dinilai menjadi persoalan serius dalam kelancaran arus penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni di musim arus mudik lebaran.

Meski jumlah kapal yang tersedia terus bertambah, sebagian besar justru tidak dapat dioperasikan karena minimnya fasilitas sandar.

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, meminta pemerintah segera menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Merak guna mengatasi keterbatasan kapasitas angkut pelayanan penyeberangan.

Menurut pemilik sapaan akrab BHS, saat ini terdapat sekitar 72 kapal yang disiapkan untuk melayani lintasan Merak–Bakauheni. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 28 kapal yang dapat beroperasi secara optimal karena keterbatasan dermaga.

BACA JUGA:Sumsel Bersiap Jadi Gerbang Ekonomi Dunia, Herman Deru Dorong Percepatan Pelabuhan Samudra Tanjung Carat,

Dikatakannya, situasi ini sudah berlarut larut bertahun tahun yang menyebabkan kemacetan parah di lintasan Merak Bakauheuni pada saat musim libur lebaran dan tahun baru.

"Sangat ironis antrian kendaraan logistik dan penumpang yang sangat panjang tapi sebagian besar kapal malah tidak beroperasi karena keterbatasan dermaga. Dari total 72 kapal yang tersedia, yang bisa beroperasi hanya 28 kapal di tujuh dermaga. Satu dermaga hanya bisa melayani sekitar empat kapal. Artinya ada sekitar 44 kapal atau 60 persen lebih kapal tidak dapat dioperasikan. Padahal kapal dalam keadaan siap dan layak beroperasi," ujar Ketua Dewan Pembina Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Kamis (12/3) di Kawasan Pelabuhan Merak Cilegon Banten.

Kondisi tersebut dinilai menjadi masalah serius. Dan Masyarakat selalu dikorbankan harus mengantri akibat kebijakan Pemerintah yang tidak segera menyelesaikan permasalahan dengan melakukan pembangunan dermaga baru tersebut.

Apalagi dengan adanya kelancaran jalan tol yang mengakibatkan kelancaran dan tentu peningkatan jumlah kendaraan baik logistik maupun penumpang yang menuju ke penyebrangan Merak Bakauheni, serta saat musim mudik dan liburan panjang. Pada saat permintaan meningkat kapasitas angkut pelayanan justru tidak dapat dimaksimalkan.

BACA JUGA:Pelabuhan Tanjung Carat hingga Bendungan Tiga Dihaji Jadi Prioritas, Soroti Ruas Jalan Nasional

“Pada saat peak season masyarakat membutuhkan angkutan, tetapi kapal tidak bisa dioperasikan karena keterbatasan dermaga,” katanya.

BHS menegaskan bahwa solusi paling mendesak adalah menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Merak. Dari yang saat ini berjumlah tujuh dermaga, pemerintah diminta segera menambah setidaknya tiga dermaga baru dalam waktu dekat.

Dengan penambahan tersebut, kapasitas sandar kapal dapat meningkat signifikan. Dengan memanfaatkan kapal yang saat ini dibiarkan tidak difungsikan. Tiga dermaga tambahan diperkirakan mampu menampung sekitar 12 kapal tambahan untuk beroperasi secara bersamaan.

“Kalau ditambah tiga dermaga, kita bisa menampung sekitar 12 kapal tambahan. Itu sudah sama dengan bertambah sekitar 50 persen dari total kapasitas angkut Dari total kapasitas angkut terpasang yang tersedia. Sehingga antrian kendaraan yang akan menggunakan kapal penyebrangan akan jauh lebih lancar,” ujarnya.

BACA JUGA:Tol Kapal Betung Operasi Mudik Lebaran 2026, Ini Posisi Rest Area Terdekat

Kategori :