Mau Lebaran, Waspada Risiko Beli Mobil Seken yang tak Jelas

Sabtu 07-03-2026,21:02 WIB
Reporter : Agustinur Pratiwi
Editor : Swandra Yadi

Mobil bekas dengan dokumen bermasalah memiliki nilai jual kembali yang sangat rendah. Bahkan, dalam banyak kasus, kendaraan tersebut sulit dijual kembali. Anda berpotensi kehilangan dana besar tanpa adanya perlindungan hukum yang memadai.

5. Masalah Perpanjangan Pajak dan STNK

Dokumen yang tidak valid akan menyulitkan proses perpanjangan STNK dan pembayaran pajak kendaraan. Tanpa kelengkapan dokumen, kendaraan dapat dianggap tidak layak jalan dan berisiko terkena sanksi tilang.

6. Risiko Penipuan Berkedok Harga Murah

BACA JUGA:Komitmen Kualitas Layanan, Astra Motor Sumsel Optimis Jelang Kontes Layanan Honda Nasional 2026

Harga yang terlalu murah sering kali menjadi umpan dalam transaksi mobil bekas bermasalah, terutama bagi orang awam yang sedang sangat membutuhkan mobil dengan dana terbatas. 

Penjual memanfaatkan ketidaktahuan pembeli terhadap dokumen kendaraan. Tanpa kehati-hatian, Anda bisa terjebak dalam skema penipuan yang merugikan.

7. Beban Administrasi Tambahan

Memperbaiki status kepemilikan mobil bekas yang bermasalah membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya tambahan. Proses ini sering kali tidak menjamin keberhasilan, sehingga justru menambah beban administratif bagi pemilik baru.

BACA JUGA:Luar Biasa, 3 Merek China Masuk Daftar 10 Merek Mobil Terlaris di Dunia

Tips Aman Membeli Mobil Bekas agar Terhindar dari Masalah Kepemilikan

Untuk meminimalkan risiko, calon pembeli perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Berikut sembilan tips aman membeli mobil bekas yang dapat Anda terapkan:

1. Periksa Keaslian BPKB

Pastikan BPKB asli dan tidak palsu. Perhatikan kualitas kertas, hologram, serta kesesuaian nomor rangka dan mesin dengan kendaraan. BPKB palsu sering kali menjadi akar masalah kepemilikan mobil bekas.

2. Cocokkan Identitas Penjual

BACA JUGA:Debut perdana Kia di IIMS 2026, Raih 2 Penghargaan, Bukukan Ratusan SPK

Tags :
Kategori :

Terkait