RADARPALEMBANG.ID - Stabilitas keuangan menjadi satu hal yang terasa sulit dipahami di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Setiap orang menginginkan kebebasan finansial di masa depan.
Sayangnya, tidak banyak yang yakin bagaimana mengukur progresnya. Bahkan, masyarakat tidak benar-benar mengetahui ciri-ciri keuangan sehat.
Kesehatan finansial sering kali disamakan dengan jumlah uang yang dimiliki. Padahal, kenyataan yang sebenarnya justru lebih kompleks dari sekadar angka/nominal.
Ini lebih mengarah tentang pengelolaan dan perencanaan yang matang untuk menuju stabilitas, keberlanjutan cash flow, dan kemampuan memenuhi tujuan jangka panjang.
BACA JUGA:5 Hal Penting Sebelum Pilih Platform Investasi Emas Digital
Nah, artikel ini akan menguraikan lebih jauh terkait tanda-tanda utama yang mencerminkan kondisi kesehatan finansial pribadimu. Jadi, simak sampai akhir, ada juga tips di sini.
Tanda-Tanda Keuangan Sehat
Kesehatan keuangan sangat penting dimiliki untuk menjamin kualitas hidup yang lebih baik dan leluasa tanpa dibayangi oleh rasa khawatir akan berbagai persoalan finansial.
Kondisi ini tidak selalu ditentukan oleh seberapa banyak uang yang ditabung atau dihasilkan setiap bulan.
Namun, kamu bisa memperhatikan tanda-tanda keuangan sehat berikut ini.
BACA JUGA:BPS Catatkan Inflasi Sumsel Meroket 3,33 Persen YoY, Dipicu Tak Ada Diskon Listrik dan Kenaikan Emas
1. Pengeluaran Disiplin dan Terencana
Hal mendasar untuk menilai apakah keuangan pribadi dalam kondisi sehat atau tidak adalah dengan melihat proporsi pendapatan dan pengeluarannya.
Apabila pendapatan lebih besar daripada uang yang dikeluarkan, maka bisa dikatakan telah mencapai kesehatan finansial karena arus kas positif serta tergolong stabil.
Tetapi, perlu dipahami bahwa ini bukan tentang jumlahnya. Hal tersebut mengacu pada pola manajemen keuangan dan penggunaannya. Keuangan pribadi tidak akan terganggu saat kamu memiliki rencana pengeluaran disiplin dan jelas, lalu secara konsisten mampu mematuhinya.
BACA JUGA:Mengenal Deposito Emas Pegadaian, Investasi Jangka Panjang dengan Imbal Balik Emas per Gram