RADARPALEMbANG.ID - Tradisi Ziarah Kubro jelang bulan suci Ramadan di Palembang yang akan berlangsung selama 3 hari mulai 6 hingga 8 Februari 2026 bakal dihadiri 20 ribu orang.
Pihak paniti pelaksana pelaksanaan Ziarah Kubro 2026 telah berkordinasi langsung dengan Pemerintah Provinsi Sumsel terkait teknis dan jadwal kegiatan yang kini menjadi agenda internsional.
Pelaksanaan Ziarah Kubroh 2026 sendiri bakal berlangsung selama 3 hari mulai 6 hingga 8 Februari 2026.
"Alhamdulillah, Bapak bubernur sangat menyambut dan antusias di dalam membantu pelaksanaan Ziarah Kubro tahun ini.
BACA JUGA:Sidang Lanjutan Perkara Dugaan Proyek Revitalisasi BOT Pasar Cinde, Ini Fakta Terbarunya
BACA JUGA:Lebih dari 3.000 Kasus Perceraian di Palembang Sepanjang 2025, Apa Sih Penyebabnya?
Beliau sangat mendukung, bahkan beliau menginginkan acara tahun ini tambah meriah," ujar ketua panitia, Habib Abdurrahman bin Hasan Alhabsy usai bertemu Gubernur Sumsel, Selasa, 27 Januari 2026.
Habib Abdurrahman mengungkapkan kalau saat ini persiapan teknis di lapangan sudah hampir rampung. Panitia tengah melakukan sentuhan akhir untuk memastikan fasilitas bagi jemaah tersedia dengan baik.
"Persiapan sekarang ini sudah mencapai mungkin 90 persen untuk pelaksanaan, baik itu fasilitas dan lain sebagainya. Tinggal di minggu-minggu akhir ini kita memantau persiapan di lapangan," katanya.
Ziarah Kubra bukan lagi sekadar acara lokal, melainkan sudah menjadi agenda internasional. Habib menyebut setiap tahunnya jumlah peserta terus melonjak. Untuk tahun ini, diprediksi ada 20.000 lebih peserta yang hadir.
BACA JUGA:Sekolah Rakyat Segera Dibangun Pada Lahan Seluas 28 Hektare di Wilayah Kalidoni Kota Palembang
"Kemungkinan di atas 20.000 karena kita sudah bisa memprediksi, jumlah ini selalu bertambah. Jadi setiap tahunnya puluhan ribu itu pasti," jelasnya.
Tamu-tamu yang hadir berasal dari berbagai mancanegara, mulai dari kawasan Asia Tenggara hingga Timur Tengah.
"Event-nya termasuk internasional karena setiap tahun didatangi tamu luar negeri. Baik dari Saudi, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, hingga Yaman. Mereka para pecinta para aulia," tuturnya.