"Dari pengamatan saya, sebagian besar penumpang LRT justru didominasi mahasiswa dan masyarakat umum. ASN kita masih sedikit yang memanfaatkan fasilitas ini," ungkapnya.
BACA JUGA:Wali Kota Ratu Dewa Beri Lampu Hijau bagi Investor Cina yang Ingin Masuk Atasi Banjir di Palembang
Melalui langkahnya naik LRT pagi itu, Dewa berharap bisa memberikan contoh langsung dan menginspirasi para pegawai pemerintah untuk ikut serta dalam gerakan hemat energi dan ramah lingkungan tersebut.
"Saya ingin ASN menjadi pelopor dalam membudayakan transportasi umum. Ini bukan hanya soal aturan, tetapi tentang perubahan perilaku menuju kota yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan," ujarnya.
Ratu Dewa Wajibkan ASN Naik Angkutan Umum
Sebelumnya guna mengurangi kemacetan Ratu Dewa mewajibkan seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Palembang untuk menggunakan transportasi umum setiap awal bulan.
Kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU).
GNKAU sendiri bertujuan untuk mengurangi kemacetan serta menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Palembang.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Palembang Nomor 46 Tahun 2025 ditentang kewajiban penggunaan angkutan umum bagi pegawai Pemkot Palembang.
Aturan ini juga mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 2 Tahun 2022 yang merupakan perubahan atas Permenhub Nomor 9 Tahun 2020 tentang pemberian subsidi angkutan penumpang umum perkotaan.
BACA JUGA:Tiga Jam Kelilingi Daerah Tergenang, Ratu Dewa Temukan Titik Permasalah Banjir di SMB
BACA JUGA:Jadi Ujung Tombak, Walikota Ratu Dewa Bagikan 511 Paket Sembako untuk PHL Perkimtan Palembang
"Ya saya menegaskan bahwa kebijakan ini diambil agar pegawai pemerintah menjadi teladan bagi masyarakat dalam membiasakan diri menggunakan transportasi publik," kata Ratu Dewa, Kamis, 9 Oktober 2025.
Dewa mengungkapkan jika ingin masyarakat beralih ke angkutan umum, tentu harus ada contoh dari para pegawai pemerintah, termasuk PNS dan PPPK terlebih dahulu.
Kata Dewa, moda transportasi umum yang ada di Palembang sudah cukup lengkap, seperti LRT, Teman Bus dan Feeder Bus, semuanya berkaitan menjangkau berbagai wilayah kota di Palembang.
"Dengan transportasi lengkap tidak ada alasan lagi bagi ASN untuk tidak naik angkutan umum," ucapnya.