Harga rumah di Tiongkok turun lebih tajam pada April, menandakan krisis sektor properti masih berlangsung di tengah ketegangan dagang dengan AS.
Perang dagang berisiko memperburuk kondisi real estat yang sempat menghambat pertumbuhan ekonomi, meski baru-baru ini mulai membaik.
Meski ada jeda tarif pekan lalu, ketidakpastian perdagangan tetap menekan sektor ekspor dan mengurangi permintaan rumah.
Pemerintah Tiongkok berjanji menyiapkan kebijakan untuk merespons guncangan eksternal, dan memulihkan sektor properti demi meredam dampak tarif AS.