Keberadaan 16 booth UMKM ini merupakan salah satu wujud dukungan pasar modal Indonesia terhadap pertumbuhan UMKM di dalam negeri.
BACA JUGA:Main Hall BEI Kembali Dibuka, Kenalkan Investasi pada Anak Usia Dini
BACA JUGA:Kenaikan Laba Bersih, Saham BBRI Digemari Dunia Investasi
Penyelenggaraan CMSE 2024, hastag Aku Investor Saham merupakan rangkaian dari Peringatan 47 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.
CMSE 2024 ini diselenggarakan secara hybrid di Gedung BEI dengan menggabungkan expo luring dan seminar daring yang disiarkan secara langsung pada YouTube Indonesia Stock Exchange.
Pengunjung yang hadir secara langsung berkesempatan untuk mengikuti 9 seminar atau talk show oleh tokoh inspiratif sekaligus diskusi panel dengan para pakar pasar modal, kemudian mengunjungi 86 booth dari 94 exhibitor yang meliputi OJK bersama SRO dan Anak Usaha, Perusahaan Efek, Manajer Investasi dan Agen Penjual Efek Reksa Dana, Perusahaan
Tercatat, UMKM, serta DJPPR Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Selain itu, pengunjung juga dapat mengetahui informasi lebih jauh terkait go public.
BACA JUGA:Ini Pemegang Saham KFC di Indonesia, Masuk Daftar Restoran Cepat Saji Pro Israel yang Diboikot
Acara CMSE 2024, hastag Aku Investor Saham dapat diikuti oleh seluruh masyarakat secara gratis.
Tidak hanya itu, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk memenangkan berbagai doorprize dan grand prize menarik dengan total hadiah ratusan juta rupiah.
Pengunjung yang hadir secara luring di CMSE 2024 dapat menyampaikan pesan dan kesan dalam layar immersive yang akan ditampilkan selama penyelenggaraan sekaligus menikmati berbagai hiburan lainnya.
Penyelenggaraan CMSE 2024, hastag Aku Investor Saham diharapkan dapat memperkenalkan inklusivitas pasar modal Indonesia, serta memberi kesempatan bagi regulator dan pelaku pasar modal untuk berpartisipasi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
BACA JUGA:Pemerintah Alihkan 75,51 Persen Saham Semen Baturaja ke SIG
Dengan dukungan dari berbagai pihak, BEI berharap acara ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk meraih kemandirian finansial melalui investasi di pasar modal Indonesia sehingga menumbuhkan jumlah investor individu yang saat ini jumlahnya telah mencapai lebih dari 14 juta single investor identification (SID).