Di tengah ketidakpastian dinamika global, kinerja ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel) terbukti memiliki resiliensi tinggi dan mampu bangkit lebih kuat.
Pertumbuhan ekonomi Sumsel pada triwulan III tahun 2023 mencapai 5,08 persen (yoy) diatas pertumbuhan ekonomi wilayah Sumatera sebesar 4,50 persen (yoy) dan nasional sebesar 4,94 persen (yoy).
Pertumbuhan ekonomi Sumsel juga konsisten berada di atas pertumbuhan ekonomi wilayah sumatera dan nasional selama tiga triwulan berturut-turut.
Berdasarkan data BPS Sumsel, perekonomian Provinsi Sumatra Selatan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2023 mencapai Rp 163,13 triliun.
BACA JUGA:BI Sumsel Prediksi Panen Raya Padi Bakal Redam Inflasi di September 2023
Sedangkan, perekonomian Provinsi Sumatra Selatan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 92,75 triliun.
Ekonomi Provinsi Sumatra Selatan triwulan III-2023 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 2,39 persen (q-to-q).
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,87 persen.
Sementara dari sisi Pengeluaran, Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 1,52 persen.
BACA JUGA:BI Sumsel Himbau Tetap Waspada Inflasi di September, Terutama Efek Kenaikan Harga BBM
Ekonomi Provinsi Sumatra Selatan triwulan III-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 5,08 (y-on-y).
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 12,93 persen.
Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) yaitu sebesar 4,92 persen.
BACA JUGA:BI Sumsel Launching Mall Siap QRIS di Expo Digital Kito Galo 2023