JAKARTA, RADARPALEMBANG.COM – Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Zainudin Amali mau mengudurkan dari kabinet. Bagaimana sikap Golkar mengenai itu?
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid menyampaikan sikap golkar terkait pengunduran Zainudon Amili. Partai Golkar dapat memahami keputusan yang diambil Zainudin Amali.
Kendati Zainudin mundur tidak akan mengurangi jatah Golkar di Kabinet. Pasalnya, sebelum kolisi pendukung pemerintah terbentuk sudah ada komitmen antara presiden dengan partai pendukung.
BACA JUGA:Detik-detik Evakuasi Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono, Meringis Kesakitan Paha Kanan Pakai Gips
‘’Kita memahami penentuan posisi menteri itu adalah hak preogratif presiden. Akan tetapi dalam pembentukan koalisi pendukung pemerintah ada komitmen-komitmen,’’ujar Nurdin Halid, menukil dari fajar.co.id.
Nurdin berharap, Presiden Jokowi menunjuk kader Golkar untuk mengisi posisi Menpora yang ditinggalkan oleh Zainudin Amali.
Kendati pun nanti bukan kader Golkar yang mengisi pos Menpora itu, tetapi Presiden tidak akan mengurangi jatah Golkar di kabinet.
BACA JUGA:Buku Biografi Kol TNI Purn Djarab Inspirasi Generasi Muda Pagaralam
‘’Kalau tidak di Menpora, Pak Presiden mungkin akan memberikan pos menteri yang lain kepada Golkar. Saya yakin presiden tidak akan mengurangi jatah Golkar,’’ujarnya.
Alasan Zainudin Amali Mundur Sebagai Menpora
Menpora Zainudin Amali telah menemui kepada Presiden Jokowi untuk mengundurkan diri dari Menpora. Alasannya Dia ingin fokus mengurus PSSI.
Presiden Joko Widodo juga mengakui ada keiinginan Zainudin Amali mengundurkan diri sebagai Menpora. Menurutnya, secara informal dia sudah mundur dari kabinet karena baru disampaikan secara lisan.
Zainudin Amali belum memberikan dan mengirimkan surat pengunduran diri secara tertulis kepada presiden.
‘’Pengunduran secara informal sudah tetapi secara tertulis belum,’’ujar Jokowi kepada wartawan saat meninjau Sungai Ciliwung di Jakarta Selatan pada Selasa, 21 Februari 2023.