RADAR PALEMBANG Petani karet yang ada di Bumi Serepat Serasan menduga akibat cuaca yang tidak menentu menyebabkan hasil sadapannya jauh menurun Bahkan anjloknya produksi karet petani hampir 50 persen dari biasanya dalam 1 hektare bisa menghasilkan 80 kilogram saat ini hanya dikisaran 45 55 kilogram Seperti dikeluhkan Amrin petani asal Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir PALI yang mengaku pada minggu ini hanya mendapatkan 90 kilogram pada lahan lebih kurang 2 hektare yang dia sadap Kalau cuaca normal kami bisa mendapat getah sampai 150 kilogram tapi akibat cuaca tidak menentu yang terkadang cerah dengan suhu panas berlebih kadang juga diguyur hujan ketika panas masih terik membuat getah yang keluar dari pohonnya anjlok ujar Amrin Senin 4 10 Tentu saja dengan anjloknya produksi getah diakui Amrin membuat penurunan pendapatan keluarganya Kalau harga getah pada minggu ini Rp 10 ribu per kilogram Kondisi harga saat ini masih naik turun dikisaran Rp 10 ribuan Tetapi dengan adanya penurunan produksi getah kami harus berhemat agar pendapatan kami cukup tuturnya Sama diutarakan Andi petani lainnya yang berharap ada bantuan dari pemerintah dalam penyediaan pupuk agar tanaman karetnya bisa tahan cuaca dan penyakit Saat ini pohon karet kami alami gugur daun tanpa musim Itu terjadi sejak lima tahun lalu Harapan kami pemerintah turun tangan membantu kesulitan kami pintanya Terpisah Ahmad Jhoni Plt Kepala Dinas Pertanian mengatakan bahwa petani karet di PALI apabila ingin meningkatkan produksi getahnya harus memperhatikan kondisi pada kebunnya juga melakukan perawatan berkala serta pemupukan teratur Kalau kebunnya dipenuhi gulma atau rumput liar segera bersihkan Karena kalau dibiarkan akan mengundang banyak penyakit diantaranya jamur akar putih yang suka berkembangbiak pada lahan lembab dan banyak ditumbuhi gulma Kemudian harus dilakukan pemupukan Untuk mendapatkan pupuk subsidi silahkan ajukan melalui kelompok tani Atau kalau ingin murah bisa membuat sendiri pupuk organik sebagai alternatif mahalnya pupuk anorganik saran Ahmad Jhoni whr nbsp nbsp
Produksi Karet PALI Anjlok Separoh
Selasa 05-10-2021,10:37 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-04-2026,18:26 WIB
Bank Sumsel Babel Tawarkan Program KKB Bagi ASN, CASN dan P3K, Cek di Sini Syarat Lengkapnya
Selasa 28-04-2026,11:39 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 28 April 2026 Naik Tipis Rp 5 Ribu, Logam Mulia 1 Gram Jadi Rp 2,814 Juta
Selasa 28-04-2026,09:04 WIB
Info Emiten Hari Ini, Laba TINS Tahun 2025 Naik Siginifikan, KEJU Bagi Dividen 50 Persen dari Laba
Selasa 28-04-2026,13:05 WIB
Tim Pagarapat PT BAP Diaktifkan, Jadi Model Penanganan Konflik Satwa di Sumatera
Selasa 28-04-2026,18:28 WIB
Waduh! Sidak Kendaraan Dinas, Walikota Ratu Dewa Temukan Mobil Nunggak Pajak 11 Tahun
Terkini
Selasa 28-04-2026,22:52 WIB
Sumsel Ekspor Perdana Produk Turunan Kelapa dan Lada ke Tiongkok hingga Prancis, Gubernur Herman Deru Bangga
Selasa 28-04-2026,20:54 WIB
Hasil RUPST, Bank BJB Tunjuk Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama, Rekomendasi dari KDM
Selasa 28-04-2026,18:52 WIB
Ini Kata Gubernur Herman Deru Soal 23.000 Sumur Minyak Rakyat yang Ada di Sumsel
Selasa 28-04-2026,18:28 WIB
Waduh! Sidak Kendaraan Dinas, Walikota Ratu Dewa Temukan Mobil Nunggak Pajak 11 Tahun
Selasa 28-04-2026,18:26 WIB