Waspada Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Kini Makin Licin, Begini Solusinya
Auto2000 menyediakan layanan THS Inspector yang bisa digunakan agar terhidar dari modus penipuan segitiga saat membeli mobil bekas --
RADARPALEMBANG.ID - Berikut modus dan cara kerja penipuan segitiga yang perlu diwaspadai sebab semakin hari semakin licin.
Ada baiknya kita waspada jika mendapat iming-iming atau tawaran harga mobil bekas yang jauh di bawah pasaran saat tengah mencari kendaraan impian.
Hal tersebut bisa jadi pintu masuk aksi penipuan. Penipuan tersebut dikenal denga modus segitiga, yang melibatkan penjual mobil yang sebenarnya, calon pembeli, serta pelaku penipuan.
Biasanya modus tersebut memanfaatkan celah dalam transaksi jual beli kendaraan secara online.
Pelaku biasanya mengambil foto dan informasi mobil milik penjual asli, kemudian mengunggahnya kembali dengan harga yang lebih murah untuk menarik calon pembeli.
Dalam keterangan resminya Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, menjelaskan pola penipuan tersebut sekaligus langkah yang dapat dilakukan konsumen untuk meminimalkan risiko.
BACA JUGA:Menengok Investasi Rp 45 Triliun Honda di AS, Bangun Pabrik Mobil Hybrid
BACA JUGA:Harga Pertalite Naik 26 September 2026?, Yuk Cek Faktanya di Sini
"Modus pelaku penipuan segitiga memanfaatkan celah untuk mengelabui calon pembeli dan penjual.
Modus ini melibatkan tiga belah pihak, yaitu penjual asli, calon pembeli, dan pelaku penipuan yang seolah-olah bertindak sebagai pembeli sekaligus penjual palsu," ujar Nur Imansyah.
Dalam praktiknya, pelaku terlebih dahulu mencari iklan mobil bekas yang dipasang oleh penjual asli di platform online.
Setelah mendapatkan calon pembeli, pelaku biasanya meminta pembayaran uang muka atau DP dengan alasan tertentu.
Pada saat bersamaan, pelaku juga berkomunikasi dengan penjual asli dan mengatur agar proses pengecekan kendaraan tetap berjalan
Kondisi tersebut membuat pembeli merasa sedang bertransaksi dengan pemilik kendaraan, padahal komunikasi dan aliran uang dikendalikan oleh pelaku.
Sumber:



