KAI Divre III Palembang Dukung Upaya Pengentasan Kemiskinan di Sumsel, Salurkan 300 Paket Sembako

KAI Divre III Palembang Dukung Upaya Pengentasan Kemiskinan di Sumsel, Salurkan 300 Paket Sembako

PT KAI Divre III Palembang menyalurkan 300 paket sembako di tiga stasiun di wilayah kerja Sumatera Selatan.--dokumen/radarpalembang.id

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - KAI Divre III Palembang mendukung program pengentasan kemiskinan di Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Pemerintah Provinsi Sumsel.

Dan dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1446 H, KAI Divre III Palembang menyalurkan bantuan 300 paket sembako di wilayah operasional melalui program TJSL KAI pada 25-27 Februari 2025.

Kegiatan digelar di tiga stasiun yakni Stasiun Kramasan Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati, Stasiun Muara Lawai dan Stasiun Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. 

BACA JUGA:Persiapkan SDM Berkualitas, KAI Divre III Palembang Adakan Diklat Berbasis Kompetensi dan Pendidikan Lanjutan

BACA JUGA:Selama Tahun 2024, KAI Divre III Palembang Tutup 20 Perlintasan Sebidang Liar

Penyerahan paket sembako berupa 10 kg beras dan 1 dus mie instan diterima oleh 100 warga di masing-masing wilayah dengan jumlah total 300 paket sembako senilai Rp.100.500.000,-

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Serta bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial di wilayah operasionalnya serta sebagai bentuk dukungan BUMN membangun negeri, sesuai dengan Asta Cita pemerintah.

BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen

BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Gandeng Kejati Sumsel Percepat Rencana Pembangunan Flyover di Kabupaten Muara Enim

"Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat membantu masyarakat Sumsel yang berada di lingkungan operasional KA dalam menyambut bulan Suci Ramadhan.

Serta mendorong untuk pengembangan perekonomian berkelanjutan di daerah-daerah penerima bantuan,.

Semoga bantuan ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan proses bisnis perusahaan" tutup Aida.

 

Sumber: