Keren, Konser Coldplay Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

Keren, Konser Coldplay Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

Coldplay Menggunakan Teknologi Ramah Lingkungan Pada Konser mereka di beberapa negara tahun ini--

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.COM - Coldplace seluruh Indonesia mendapatkan kabar gembira karena akhirnya Coldplay memutuskan untuk konser di Indonesia.

Band yang berasal dari London ini belum pernah tur ke Indonesia. Padahal pada tahun 2017 Coldplay konser di Negara tetangga Indonesia, seperti Singapura dan Thailand.

Terus, apa alasan Coldplay saat itu tidak memilih Indonesia untuk tur? Sempat tersiar kabar soal isu lingkungan. karena memang, Coldplay tidak sembarangan ketika memilih Negara untuk konser mereka.

Perubahan Coldplay tentang pandangannya antara konser dengan lingkungan mulai terlihat pada album terakhir mereka, Everyday Life di 2019.

BACA JUGA:Harga Tiket Coldplay Konser di Jakarta, dari Paling Murah hingga Termahal

Bahkan, vokalis Coldplay Chris Martin menyatakan break atau tidak melakukan tur untuk album terbaru mereka saat itu.

Salah satu alasannya karena kepeduliaan mereka akan penggunaan energi  bekerlanjutan di setiap Negara yang didatangi. Dalam wawancara bersama Najwa Shihab yang diapload di Youtube Narasi pada tanggal 17 Mei 2023.

“Ketika kami memutuskan untuk melakukan tur,  kami tentu sangat ingin mengubah cara mengkonsumsi energi, dan bagaimana kita harus berhenti memakai dan mulai memberi dalam aspek lingkungan, tanpa bumi tidak akan ada musik.” ujar Chris.

Mengutip situs web sustainability.coldplay.com mereka mencari formula konser yang ramah lingkungan selama dua tahun lamanya hingga akhirnya mereka mengenalkan konsep baru, yaitu Reduce, Reinvent, dan Restore.

BACA JUGA:Coldplay Bakal Konser di Indonesia, Cek Pembelian Tiket Disini!

Reduce meliputi daur ulang secara ekstensif, dan memangkas emisi CO2 hingga 50%. Reinvent menggunakan teknologi hijau dan mengembangkan metode tur karbon rendah yang berkelanjutan.

Restore  membuat tur ini bermanfaat bagi lingkungan dengan melakukan penanaman pohon dan perawatan dengan jumlah 1 tiket = 1 pohon.

Penonton konser Coldplay dapat berdansa sambil mengendarai sepeda yang jika dikayuh dapat menghasilkan tenaga listrik dan ada lantai kinetic jika dilompati akan menghasilkan energi, tiket coldplay yang terjual dapat menyumbang satu pohon.

Gelang tiket LED yang dipakai oleh penonton juga 100% mudah terurai karena dari bahan dasar tumbuhan.

Sumber: