Kelenteng Wie Cin Keng Gelar Penutupan Sembahyang Ulambana

Kelenteng Wie Cin Keng Gelar Penutupan Sembahyang Ulambana

--

 

RADAR PALEMBANG, Kelenteng Wie Cin Keng yang terletak di  kawasan 13 Ulu Palembang menggelar ritual penutupan sembahyang Ulambana Jumat (26/8/2022) atau tanggal 20 bulan 7 penanggalan lunar.

“Iya setelah 1 bulan lebih kita melakukan ritual pujabakti,  kita kali ini melakukan sembahyang penutupan,”ungkap Aji Buhran, ketua  Locu sembahyang Ulambana atau rebutan di kelenteng Wie Ceng Leng.

Menurut Aji Burhan, pada ulambana 2022 ini ada sekitar 30 locu yang mengikuti  ritul dan pada penutupan kali ini semuanya hadir “Kita ritual mulai pukul 12.00 wib hingga sore,,”katanya.

Aji Burhan mengatakan, ritual sembahyang rebutan ini merupakan ritual rutin setiap bulan 7 penanggalan lunar.”Ritual untuk mengenang jasa para leluhur,”katanya.

Aji Burhan  menceritakan tentang sejarahnya peringatan hari ulambana, sembahyang rebutan  atau sembahyang leluhur sendiri dilakukan oleh seorang murid Buddha Gautama yang pada waktu itu bertemu dengan ibunya di alam rendah dan bermaksud menolongnya. Namun semua upaya sudah dilakukan untuk membantu ke alam manusia, tapi semuanya kurang membuahkan hasil. Sampai akhirnya, sang murid menemui gurunya tersebut yang ini tidak lain Buddha Gautama.

“Dari kisah ini, menjadi bukti bahwasanya bakti seorang anak saja tidak akan mampu untuk membantu orangtuanya tadi. Namun dengan berbakti pada sangha dengan cara berderma juga akan dapat membantu bagi orangtua, leluhur dan kerabat yang sudah meninggal ini diangkat ke alam manusia. Ini terus dilakukan umat hingga sekarang,”ujarnya. (sep)

Sumber: