BANNER PEMPROV MARET-APRL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Gubernur Sumsel Herman Deru Beri Apresiasi Program BERSINAR Pemkab Muba

Gubernur Sumsel Herman Deru Beri Apresiasi Program BERSINAR Pemkab Muba

Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Bupati Muba H.M Toha Tohet usai menghadiri seminar.--dokumen#radarpalembang.id

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Apresiasi diberikan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru terhadap Program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) yang digagas Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebagai model transformasi desa bebas narkotika.

Program ini dinilai strategis dan akan diadopsi untuk diterapkan di seluruh desa dan kelurahan di Sumsel. Apresiasi tersebut disampaikan saat pembukaan Workshop Desa Bersinar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Muba dalam menekan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa melalui kolaborasi lintas sektor.

BACA JUGA:Alhamdulillah! Kloter 1 Jemaah Haji Sumsel Tiba di Madinah, Meski Sempat Terlambat Karea Cuaca Buruk

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Hadiri Paripurna HUT ke-13 PALI, Dorong jadi Kawasan Segitiga Emas Sumsel

Bupati Muba H.M. Toha Tohet mengungkapkan bahwa Kabupaten Muba berhasil menekan angka kemiskinan hingga mencapai level satu digit pada tahun 2025. Persentase penduduk miskin tercatat turun signifikan dari 12,88 persen menjadi 9,97 persen.

Prevalensi penyalahgunaan narkoba justru meningkat dari 4 persen menjadi 5 persen. Dari total sekitar 700 ribu penduduk, diperkirakan 35 ribu orang terpapar narkoba.

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan serius yang harus ditangani bersama, mulai dari pemerintah kabupaten hingga desa. Ia juga mengapresiasi dukungan BNNP Sumsel dalam melakukan pendampingan hingga tingkat perangkat desa.

BACA JUGA:Pemprov Sumsel Terima Penghargaan CSR dari Kemendes PDT, Kemendes PDT Puji Herman Deru - Cik Ujang

BACA JUGA:443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Resmi Diberangkatkan, Kloter 1 Sumsel Bertolak ke Tanah Suci Hari Ini

Sementara itu, Herman Deru menegaskan dampak narkoba sangat merusak berbagai lapisan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun karier.

Ia juga menyoroti keterkaitan narkoba dengan meningkatnya kriminalitas, terutama di kalangan masyarakat kurang mampu.

Workshop ini turut dihadiri Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay SE, Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo SH, SIK, perwakilan kejaksaan negeri, kepala OPD, camat, kepala desa, hingga mitra media.

Kegiatan ditutup dengan deklarasi simbolis “Stop Narkoba” sebagai komitmen bersama mewujudkan desa yang aman dan bebas narkotika. 

Sumber: