BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Global Highlights Hari Ini, Indeks S&P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Tertinggi, Pasar Optimis Suku Bunga Turun

Global Highlights Hari Ini, Indeks S&P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Tertinggi, Pasar Optimis Suku Bunga Turun

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) pekan lalu.--

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Bursa Efek Indonesia atau BEI merilis sejumlah informasi penting pergerakan bursa saham global sepekan dipengaruhi beberapa hal terangkum dalam global highlights hari ini, Senin 30 Juni 2025.

Bursa saham AS, Wall Street, ditutup menguat signifikan pada perdagangan Jumat (27/6). 

"Pada sesi ini, indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high),"tulis BEI dalam laporannya yang diterima radarpalembang.id. 

Sektor konsumen diskresioner menjadi penopang utama kenaikan indeks S&P 500. 

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Investor Berharap The Fed Turunkan Suku Bunga, AS dan Iran Bertemu Pekan Depan

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Pantau Efek Tarif Donald Trump, The Fed Putuskan Belum Turunkan Suku Bunga

"Pada sesi ini, saham produsen chip Micron mengalami kenaikan didorong oleh optimisme terhadap prospek kinerja turut mendorong minat investor terhadap saham terkait kecerdasan buatan," tulis BEI.

Selain itu, saham Nvidia naik 1,8%, mendekati kapitalisasi pasar USD4 triliun. 

Saham Nike juga melonjak 15,2% setelah memperkirakan penurunan pendapatan kuartal pertama yang lebih kecil dari perkiraan.

Kenaikan indeks utama Wall Street turut didorong oleh optimisme investor terhadap kesepakatan perdagangan AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Vietnam, Taiwan, dan Thailand Catat Rekor Ekspor ke AS, Defisit Dagang ke Asia

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Permintaan Obligasi AS Naik, Peluang The Fed Turunkan Suku Bunga Bulan Depan

Dari perkembangan geopolitik, presiden AS Donald Trump memperkirakan bahwa gencatan senjata di Gaza mungkin akan terjadi sebentar lagi. 

Sementara itu, laporan Departemen Perdagangan menunjukkan bahwa pendapatan dan pengeluaran konsumen mengalami kontraksi tak terduga pada Mei. 

Sumber:

Berita Terkait