BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Global Highlights Hari Ini, Pantau Efek Tarif Donald Trump, The Fed Putuskan Belum Turunkan Suku Bunga

Global Highlights Hari Ini, Pantau Efek Tarif Donald Trump, The Fed Putuskan Belum Turunkan Suku Bunga

Gubernur The Fed, Jerome Powell, menegaskan kepada anggota parlemen bahwa The Fed belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. --

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Bursa Efek Indonesia atau BEI merilis sejumlah informasi penting terangkum dalam global highlights hari ini, Rabu 25 Juni 2025.

Ketiga Indeks utama Wall Street ditutup menguat lebih dari 1% pada akhir perdagangan Selasa (24/6). 

"Dari 11 sektor utama S&P 500, saham teknologi memimpin kenaikan, sementara saham energi mencatat pelemahan terdalam, yakni turun 1,5 persen," tulis BEI dalam laporannya yang diterima radarpalembang.id.

Di antara kelompok saham megacap magnificent seven, saham Tesla turun 2,4%. 

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Vietnam, Taiwan, dan Thailand Catat Rekor Ekspor ke AS, Defisit Dagang ke Asia

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Permintaan Obligasi AS Naik, Peluang The Fed Turunkan Suku Bunga Bulan Depan

Sementara itu, tulis BEI, saham maskapai penerbangan naik di tengah meredanya ketegangan Timur Tengah dengan indeks S&P 1500 Airlines naik 2,4%.

Gubernur The Fed, Jerome Powell, menegaskan kepada anggota parlemen bahwa The Fed belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. 

"Hal ini dilakukan sembari menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai dampak ekonomi dari kebijakan tarif Donald Trump," tulis BEI.

Keputusan The Fed untuk menahan suku bunga menuai kritik dari Trump, yang sejak lama mendorong pemangkasan suku bunga dan menuduh kebijakan The Fed menyebabkan biaya pinjaman pemerintah AS tetap tinggi. 

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Tunggu Keputusan Trump Soal Geopolitik Timur Tengah, Harga Minyak Terus Naik

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Sinyal Suku Bunga The Fed Bertahan, Khawatir AS Terlibat di Geopolitik Timteng

"Jerome Powell dan sejumlah pejabat The Fed sebelumnya menyatakan bahwa ketidakpastian ekonomi akibat peningkatan penggunaan tarif oleh pemerintahan Trump dan perubahan kebijakan lainnya menjadi alasan utama mereka untuk tetap berhati-hati," tulis BEI.

Powell menggambarkan kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja AS secara umum masih solid dan inflasi telah turun signifikan dari puncaknya pada pertengahan 2022, meski masih berada sedikit di atas target 2% yang ditetapkan The Fed.

Sumber:

Berita Terkait