BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

PLN UIP Sumbagsel Lakukan Koordinasi Awal

PLN UIP Sumbagsel Lakukan Koordinasi Awal

PLN UIP Sumbagsel lakukan koordinasi awal ke Kantor Wilayah ATR/ BPN Provinsi Lampung--

 

RADAR PALEMBANG - Menindaklanjuti proses penerbitan Izin Penetapan Lokasi SUTET 275 kV Gumawang - Lampung 1. Saat ini sedang berlangsung dan ditargetkan terbit di awal bulan Oktober 2022. PLN UIP Sumbagsel lakukan koordinasi awal ke Kantor Wilayah ATR/ BPN Provinsi Lampung. Didampingi oleh Pihak Pemprov Lampung untuk pelaksanaan pengadaan tanah tapak tower oleh Panitia Pengadaan sesuai UU Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020. (16/9)

 

Dalam kunjungan koordinasinya PLN UIP Sumbagsel yang dipimpin oleh Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi Eko Rahmiko beserta Manager UPP Sumbagsel 3 Haryo Wisnuaji beserta jajaran dengan didampingi oleh Staf Ahli Gubernur Lampung, Zaenal Abidin. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah ATR/ BPN Provinsi Lampung, Dadat Dariatna beserta jajarannya.

 

Eko Rahmiko menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Pemerintah Provinsi Lampung beserta Tim Kantor ATR/ BPN Lampung yang sampai saat ini terus mendukung PLN dalam rangka penerbitan Izin Penetapan Lokasi.

 

"Saat ini kami sedang melakukan proses permohonan Izin Penetapan Lokasi. Guna Pembangunan SUTET 275 kV Gumawang - Lampung 1 untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Provinsi Lampung. Kami ucapkan terimakasih kepada tim Pemprov Lampung dan Tim ATR/ BPN Provinsi Lampung yang sampai saat ini terus mendukung PLN. Sampai dengan nantinya Izin Penetapan Lokasi terbit, yang kami harapkan dapat terbit dalam waktu dekat ini, sehingga pengadaan tanah sebanyak 313 tapak tower dapat segera dilaksanakan," ujarnya

 

Sembari koordinasi petunjuk kepada Pemprov Lampung dan Pihak ATR/ BPN Provinsi Lampung. Terkait tahapan yang akan dilaksanakan setelah terbitnya Izin dimaksud sampai dengan dibentuknya panitia pengadaan tanah.

 

Zaenal Abidin turut menyampaikan bahwa tahapan penerbitan izin penetapan lokasi saat ini sedang berproses. "Saat ini progress penerbitan Izin Penetapan Lokasi sudah 90%, konsultasi publik sudah dilaksanakan seluruhnya kepada warga pemilik lahan, tinggal pemilik perusahaan perkebunan yang dijadwalkan hari selasa tanggal 20 september 2022," jelasnya. 

 

Harapannya, konsultasi publik kepada pemilik perusahaan juga dapat berjalan lancar. Sehingga Izin penetapan lokasi dapat terbit di akhir bulan september atau paling lambat awal bulan oktober 2022.

Sumber: