17.434 Warga Palembang Terkena ISPA, Imbas Bencana Kabut Asap yang Kian Pekat

Senin 05-10-2026,11:02 WIB
Reporter : Maulana Muhammad
Editor : Maulana Muhammad

RADARPALEMBANG.ID - Jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Palembang terus melonjak hingga 17.434 kasus pada September 2026. 

Angka kasus ISPA tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini, di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan jumlah kasus ISPA pada September meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Menurutnya, kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut menjadi perhatian pemerintah.

"September ini kasus ISPA 17.434 kasus menjadi yang terparah dibandingkan bulan Agustus lalu," kata Ratu Dewa, Sabtu, 3 Oktober 2026.

BACA JUGA:6 Tips Jaga Kesehatan saat Bencana Kabut Asap di Palembang Masih Berlanjut

BACA JUGA:Kabut Asap Pekat, Palembang Terapkan Sekolah Daring untuk PAUD-SMP, Distribusi MBG Tetap Jalan

Berdasarkan data tersebut, kasus ISPA pada September meningkat 2.414 kasus dibandingkan Agustus yang tercatat sebanyak 15.020 kasus. Kenaikannya mencapai sekitar 16,07 persen dalam satu bulan.

Jumlah itu juga melampaui catatan tertinggi sebelumnya pada Februari 2026. Saat itu, kasus ISPA di Palembang mencapai 15.858 kasus atau masih 1.576 kasus lebih rendah dibandingkan September.

Ratu Dewa mengatakan kasus ISPA terjadi pada berbagai kelompok usia, mulai dari balita, orang dewasa hingga lansia.

Pemerintah Kota Palembang pun meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan untuk menghadapi dampak kabut asap.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang per 30 September 2026, terdapat 48 pasien ISPA yang mendapatkan perawatan di lima rumah sakit.

BACA JUGA:Walikota Palembang Ratu Dewa Bagikan 10 Ribu Masker, Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla

BACA JUGA:Karhutla Sumsel Berulang, IALI Desak Pencegahan Tak Sekadar Pemadaman

Sebanyak 32 pasien menjalani rawat jalan, sedangkan 16 pasien harus menjalani rawat inap.

RSUP Dr Mohammad Hoesin menjadi rumah sakit dengan jumlah penanganan terbanyak, yakni 21 kasus. Kemudian RS Bhayangkara 10 kasus, RSU Pelabuhan 9 kasus, RSU Bunda 5 kasus, dan RSU Gandus 3 kasus.

Kategori :