PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Universitas Sriwijaya (Unsri) akan mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 pada hari ini, Selasa, 31 Maret 2026, mulai pukul 15.00 WIB.
Pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 Unsri bersamaan dengan pengumuman panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.
Hal tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Ir. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr, Selasa 31 Maret 2026 siang.
Adapun link untuk bisa melihat hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2026, melalui laman utama http://pengumuman-snbp.snpmb.id atau di laman motornya di https://snbp.unsri.ac.id.
BACA JUGA:Hadiri Wisuda ke-182 Unsri, Menko AHY Ajak Lulusan Berkontribusi Bagi Bangsa
Untuk selanjutnya, peserta SNBP 2026 dengan masukkan nomor pendaftaran SNBP 2026 dan tanggal lahir sesuai data di portal SNPMB.
"Peserta yang dinyatakan lulus SNBP 2026 harus daftar ulang kesempatan kuliah di PTN hilang,"kata dia.
Mengingat, bisa jadi pilihan pertamanya sebagai contoh di PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di daerah lain, dan pilihan keduanya di UNSRI.
Nah, hasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 tidak ada yang tahu, hingga diumumkan secara serentak secara online, Selasa 31 Maret 2026 sore, pukul 15.00 WIB.
BACA JUGA:Terjangkau Bagi Mahasiswa, Ini Fasilitas dan Harga Sewa Rusunawa Unsri yang Dikunjungi Menko AHY
BACA JUGA:Kabar Duka, Ketua KPK Periode 2007-2009 dan Alumni FH Unsri, Antasari Azhar Meninggal Dunia
"Kita tidak tahu, peserta yang daftar SNBP 2026, apakah pilihan pertamanya lulus, lalu pilihan keduanya lulus, sebelum itu diumumkan secara online serentak sore ini," jelas dia.
Untuk itu, ia menyarankan, jika hasil pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 dinyatakan lulus baik di pilihan pertama dan kedua, maka peserta harus segera melakukan registrasi ulang.
"Pukul 21.00 WIB malam ini (Selasa 31 Maret 2026) bisa registrasi (daftar ulang) secara online, kalau tidak daftar ulang maka kesempatan masuk perguruan tinggi negeri akan hilang,"jelas dia.