RADARPALEMBANG.ID - Produk mobil lisrik terbaru mulai disiapkan oleh Polytron, usai G3 Series mulai menunjukan perkembangan positif sejak diluncurkan pada 2025 lalu.
Product Specialist EV 4 Wheels Polytron, Philip Samuel Tandio, mengungkapkan penjualan mobil listrik G3 Series kian menunjukan perkembangan positif dengan mencatat penjualan sebanyak lebih dari 400 unit.
“Penjualan dari 2025 sudah di angka 400-an lebih, dan itu sudah ter-delivery semua,” ujar Philip saat ditemui di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Melihat potensi pasar yang masih terbuka, Polytron tidak ingin berhenti pada satu model saja. Perusahaan elektronik asal Indonesia inipun tengah menyiapkan mobil listrik baru untuk memperluas penetrasi pasar.
BACA JUGA:Blak-blakan, Demi Rancang Mobil Listrik Terbaru, CEO Xiaomi Beli 3 Tesla Model Y
Meski begitu, Philip masih enggan membeberkan detail mengenai model terbaru tersebut, termasuk jadwal peluncurannya.
“Saat ini kami memang ada rencana untuk keluarin update mobil lagi. Cuma tanggalnya berapa masih belum pasti. Jadi itu masih mesti tunggu,” jelasnya.
Selain waktu peluncuran yang masih dirahasiakan, Polytron juga belum membuka informasi mengenai jenis kendaraan yang akan dirilis. Namun, Philip memberi sedikit petunjuk bahwa model berikutnya tidak akan lagi berbentuk SUV.
“Itu (model apa yang akan dirilis) juga mesti harus ditunggu juga. Jadi kami belum bisa membuka ya saat ini. Yang pasti next-nya sudah bukan SUV lagi,” kata Philip.
BACA JUGA:Makin Laku, Tesla Ancam Pasar Mobil Listrik Nissan di Jepang
BACA JUGA:Lagi-lagi Jusuf Hamka Borong 150 Mobil Listrik
Langkah ini cukup menarik mengingat segmen SUV listrik saat ini tengah berkembang pesat di Indonesia. Dengan memilih format berbeda, Polytron berpotensi menghadirkan alternatif baru di pasar kendaraan listrik nasional.
Di tengah tren kendaraan elektrifikasi yang kini juga diramaikan teknologi hybrid hingga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Polytron menegaskan tetap fokus pada kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV).
“Saat ini kami masih belum (tertarik ke hybrid atau PHEV). Kami masih fokus di EV,” tegas Philip.