Pemkot Palembang Dukung Program Nasional Gerakan Ramadan Berkah melalui Pembayaran Zakat Maal

Jumat 06-03-2026,10:52 WIB
Reporter : Susi Yenuari
Editor : Susi Yenuari

BACA JUGA:Kakanwil Kemenkum Sumsel Dukung Penuh Ujian Kenaikan Pangkat dan Ujian Dinas Pegawai

"Akumulasi dana yang terhimpun akan sangat signifikan dan mampu memperluas jangkauan program pemberdayaan umat," ujar Dewa.

Secara regulatif, nisab zakat profesi ditetapkan setara 85 gram emas per tahun. 

Dengan asumsi harga emas saat ini, ASN dengan total penghasilan (termasuk Tambahan Penghasilan Pegawai/TPP) di atas Rp6 juta per bulan dikenakan zakat sebesar 2,5 persen. 

Bagi yang berada di bawah nisab, dianjurkan untuk berinfak atau bersedekah secara sukarela.

BACA JUGA:Regulasi Empat Tahap Pengelolaan Zakat Produktif, Ini Wajib untuk Pengelola Zakat

Target Ambisius Ramadan 2026

Ketua Baznas Kota Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi, menyampaikan optimisme tinggi terhadap capaian tahun ini. Selama Ramadan 2026, Baznas menargetkan penghimpunan zakat mal sebesar Rp2 miliar hanya dalam satu bulan.

Optimisme tersebut didasarkan pada tren pertumbuhan yang konsisten. Pada tahun 2025, Baznas Palembang berhasil melampaui target tahunan Rp10 miliar dengan realisasi lebih dari Rp11 miliar. 

Tahun 2026, target tahunan ditingkatkan menjadi Rp14 miliar sebagai bentuk akselerasi peran zakat dalam pembangunan sosial.

“Baru hari ini saja sudah masuk Rp300 juta lebih. Kami perkirakan dalam satu minggu target Rp2 miliar untuk Ramadan bisa tercapai,” ujar Ridwan.

BACA JUGA:Cek Nama 56 SPPG yang Belum Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi dari Total 186 SPPG di Palembang

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Sejak awal program berjalan, Baznas Palembang mencatat hampir 50.000 penerima manfaat telah terbantu melalui berbagai program. Mulai dari bantuan konsumtif, biaya pendidikan, bantuan kesehatan, hingga program pemberdayaan usaha mikro.

Khusus tahun ini saja, sekitar 1.000 orang telah menerima manfaat melalui program bantuan sosial yang disalurkan setiap hari melalui kantor Baznas.

Meski demikian, ujar Ridwan, tantangan tetap ada, terutama dalam meningkatkan kesadaran zakat di sektor pendidikan, khususnya kalangan guru. 

Kategori :