Persiapan Mudik Lebaran, Cek Ban Mobil Kedaluwarsa dan Risiko yang Mengintai

Minggu 22-02-2026,22:15 WIB
Reporter : Swandra Yadi
Editor : Swandra Yadi

Terutama ketika Anda berada di jalanan yang basah atau menikung secara tajam. Tentunya akan membahayakan. 

Tidak hanya untuk Anda sebagai pengendara tetapi juga pengguna jalan di sekitar Anda. 

5. Efektivitas Tread Wear Indicator (TWI) Berkurang 

Umumnya ban mobil masa kini sudah memiliki fitur Tread Wear Indicator (TWI) atau indikator keausan. Fitur tersebut akan membantu pengemudi untuk tahu kapan ban mobil perlu diganti. 

Namun ketika ban mobil sudah terlalu tua, fitur indikator tersebut tidak bisa berfungsi secara maksimal. Alasannya karena kembang ban sudah keras dan fleksibilitasnya hilang. Pengemudi pun menjadi sulit ketika ingin mendeteksi kondisi ban mobil. 

6. Lebih Boros Bahan Bakar 

BACA JUGA:Bocoran 10 Mobil Baru Bakal Meluncur di Indonesia pada 2026

Apabila ban mobil sudah kedaluwarsa, biasanya tekanannya akan berubah-ubah. Akibatnya mesin mobil akan bekerja lebih keras. Konsumsi bahan bakar pun meningkat dan menjadi boros. 

7. Berisiko Mengalami Aquaplaning 

Urat karet yang mengering pada ban mobil bisa mengakibatkan tapak ban tidak bisa bekerja secara maksimal untuk melakukan pembuangan air. 

Pada akhirnya, mobil seolah mengapung apabila berada di genangan air. Kemudian Anda juga bisa kehilangan kontrol dalam hitungan detik. 

8. Ban Mobil Mengalami Benjolan 

Karet ban mobil yang mengeras akibat kedaluwarsa bisa menyebabkan ban mobil mengalami benjol. Apalagi saat mobil Anda mengalami benturan keras. Misalnya karena berkendara di jalan berlubang dengan kecepatan tinggi. 

Ban mobil yang mengalami benjolan akan mengakibatkan mobil bergetar dan muncul suara berisik. 

BACA JUGA:Suzuki Ignis Banyak Diburu di Pasar Mobil Bekas, Cek Berikut 5 Alasannya!

9. Struktur Ban Menjadi Lebih Rapuh

Kategori :