RADARPALEMBANG.ID - Ini Alasan banyak Gen Z memilih menggelar pernikahan secara sederhana di Kantor Urusan Agama (KUA).
Fenomena melangsungkan pernikahan di KUA nampaknya saat ini kian diminati dan mengalami peningkatan signifikan, terutama di kalangan pasangan muda, khususnya Gen Z.
Di tengah ramainya budaya pesta pernikahan yang digelar secara mewah dan serba viral, justru kini banyak Gen Z yang memilih nikah di KUA.
Seperti diketahui melangsungkan perniakahan di KUA itu resmi dan legal selain itu juga tidak dikenakan biaya alias gratis, selama dilakukan pada hari dan jam kerja, serta di kantor KUA setempat.
BACA JUGA:Tak Mau Terjebak Gengsi, Pasangan Dokter dan Doktor Ini Pilih Nikah di KUA
BACA JUGA:Lady Rara - Aladul Ikut Bimbingan Pra Nikah di KUA Prabumulih Timur
Bagi pasangan yang ingin menghemat anggaran tanpa mengurangi nilai sakral pernikahan, nikah di KUA ini adalah opsi yang ideal.
Namun ternyata hemat biaya bukanlah alasan utama banyak Gen Z nikah di KUA. Mereka menyadari bahwa pesta semalam bukanlah ukuran keberhasilan sebuah pernikahan.
Dana bisa dialokasikan kepada hal-hal yang lebih primer seperti DP Rumah, modal usaha, tabungan masa depan, atau sekedar biaya honey moon.
Tapi mengapa bisa begini? berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang cenderung masih menganggap bahwa pesta pernikahan terasa seperti sebuah kewajiban.
BACA JUGA:Vie Shantie Khan Bantah Menikah dengan Gubernur Aceh Mualem, Unggah Potret Mesra Bareng Suami Sah
BACA JUGA:Heboh! Gubernur Aceh Mualem Nikah Lagi di Malaysia, Disaksikan Khalid Basalamah
Gen Z tumbuh dalam era ekonomi yang cukup menantang. Biaya hidup meningkat, properti semakin mahal, dan realitas pekerjaan kadang tak sesuai ekspektasi. Hal ini membuat banyak pilihan yang diambil lebih realistis.
Setidaknya ada beberapa alasan yang mendorong tren ini naik di kalangan anak muda seperti berikut:
1. Pengaruh Sosial Media